Kenichi Tago tumbang

Niluka Karunaratne menjadi kuda hitam terbesar hingga hari ketiga Bulutangkis Olimpiade, ia mengalahkan unggulan delapan asal Jepang, Kenichi Tago dengan pertarungan dua gim langsung 21-18, 21-16. Kemenangan Niluka ini menghantarkannya langsung  ke babak Perdelapan Final untuk bertemu Juara Grup D yang juga masih dipertanyakan.

Dalam durasi 46 menit, ia mengalahkan pemain berbakat Jepang Finalis All England itu. Niluka menjadi pembawa bendera Srilanka di Pembukaan Olimpiade London 2012 lalu. Meskipun hanya tampil karena wildcard, ini tentu kejutan tersendiri bagi Bulutangkis Srilanka dan pukulan bagi Bulutangkis Jepang yang katanya lagi ‘on fire’.

Di Perdelapan Final, Niluka akan tampil melawan Juara Grup D yang diperebutkan oleh Nguyen Tien Minh dan Kashyap Parupalli. Kahsyap sedang dalam performa baik sementara Tien Minh juga sudah malang melintang di dunia Bulutangkis Internasional. Ternyata kunci kemenangan Niluka adalah bermain bertahan karena ia tahu Tago akan selalu menyerang. “Saya tahu Tago akan memberikan tekanan pada saya tapi saya biarkan dia menyerang karena saya ingin bertahan.”

Tago sendiri bertutur bahwa, “Rasanya seperti saya bangun dari tidur dan hal berikutnya yang aku tahu aku sudah kalah, diriku tidak tahu apa yang terjadi saya harus melihat pertandingan lagi untuk mengetahui apa yang salah. Saya dengan tulus meminta maaf kepada mereka yang mengharapkan saya untuk menang,” ujar Tago dikutip dari twitter @bwfmedia. Ini tentu peluang bagi Simon apabila ia bisa mengalahkan Lee Chong Wei di Perdelapan Final nantinya karena di Perempat Final tidak ada Kenichi Tago yang sering membuatnya kewalahan ketika bertanding. Ayo Simon..

 

Iklan