[Prediction] China sudah booking satu emas

Tim Bulutangkis China yang dipimpin Li Yongbo sudah menyatakan bahwa nomor ganda putri adalah sektor terkuat dimana mereka akan meraih medali emas di Bulutangkis. Di nomor ini, kecuali Olimpiade 1992, China meraih seluruh medali emas dan tahun 2012 ini kemungkinan akan mendapatkannya kembali.

Olimpiade Sydney adalah masa kejayaan Tim China, dimana saat itu 4 emas, 1 perak dan 3 perunggu didapat oleh negeri panda dari cabang bulutangkis. 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu diantaranya disumbang oleh Tim China. Bayangkan, semua podium diisi oleh pebulutangkis China.

Memang sebenarnya di Olimpiade 1992 tepatnya di nomor tunggal putra, Indonesia juga meraih emas, perak dan perunggu sekaligus lewat Alan Budikusuma, Ardi B Wiranata dan Hermawan Susanto. Tapi bedanya, di 1992 ada dua perunggu dimana satu untuk Hermawan sedangkan satu perunggu lain didapat oleh Denmark lewat Thomas Stuer Lauridsen. Jadi ada empat bendera yang dikibarkan saat itu. Hanya China dan Indonesia yang dalam satu nomor bisa meraih emas, perak dan perunggu sekaligus.

Ganda Putri China memang hanya diwakili oleh dua pasangan, yakni Wang Xiaoli-Yu Yang dan Tian Qing-Zhao Yunlei. Namun kedua pasangan itu sangat mendominasi bulutangkis setahun belakangan. Wang-Yu dan Tian-Zhao bertemu dan saling mengalahkan di Final All England dan Indonesia Open 2012. Tapi saya rasa ada kelemahan dari Tian-Zhao, yakni mental tandingnya. Sorakan penonton rasanya membuat Tian-Zhao sering gugup dan kehilangan konsentrasi. Seperti yang menimpa mereka di Semifinal Indonesia Open lalu.

All Chinese Final itu Final Ideal

Yu Yang adalah juara bertahan di ganda putri, bersama Du Jing ia meraih medali emas di Olimpiade 2008. Dan kini di edisi 2012, ia dipasangkan dengan Wang Xiaoli akan berusaha meraih emas keduanya. Permainan keras dan cepat dipadukan dengan penempatan bola yang apik membuat mereka memiliki rekor tak pernah kalah dari pemain selain Tian-Zhao dan Ha-Kim.

Kekalahan atas Tian-Zhao bisa dikatakan murni kekalahan. Karena keduanya sudah sering bertemu dalam latihan, Tian-Zhao pasti tahu kelemahan atau kekurangan dari Wang-Yu.

Sementara kekalahan atas Ha-Kim di Korea Open 2012 bisa jadi akibat ada kecurangan dari pihak ofisial (service judge maupun linesmen) saat bertanding di Korea, kita tahu kan cuma di Korea terjadi 18 kali fault service. Tapi tidak dipungkiri, Ha-Kim lah yang sering mengajak rubber pasangan Wang-Yu.

Di Olimpiade, Wang-Yu ditempatkan sebagai unggulan pertama berada di Grup A bersama Jung Kyung Eun-Kim Ha Na dari Korea, Valeri Sorokina-Nina Vislova dari Rusia dan Li Michelle-A. Bruce dari Kanada. Saya rasa Wang-Yu tak akan kecolongan satu gim pun dari ketiga pasangan di Grup A itu.

Duo Jepang di Grup maut

Dua pasangan Jepang yang terkualifikasi ke Olimpiade, Miyuki Maeda-Satoko Suetsuna dan Mizuki Fujii-Reika Kakiiwa berada di Grup maut. Maeda-Suetsuna berada di Grup D sementara Fujii-Kakiiwa di Grup B. Kedua Grup itu adalah grup maut, terutama Grup B, karena tidak ada yang bisa memprediksi siapa 2 pasangan yang akan lolos dari kedua grup itu.

Di Grup B, Mizuki Fujii-Reika Kakiiwa meskipun menjadi unggulan keempat, namun lawannya di Grup B, Former World No #1 Cheng Wen Hsing-Chien Yu Chien, World Champion Bronze Medalist Jwala Gutta-Ashwini Ponappa dan duo Negeri Singa, Shinta Mulia Sari-Lei Yao tidak bisa dianggap remeh.

Di Grup D, Tian-Zhao berpeluang keluar sebagai juara Grup, namun pendampingnya masih sangat buyar. Maeda-Suetsuna punya kans mendampingi Tian-Zhao, karena mereka tidak akan demam panggung di Olimpiade karena di Beijing empat tahun mereka membuktikan diri menjadi Semifinalis (4th Place), Christina Pedersen-Kamilla Rytter Juhl adalah Juara Malaysia Superseries sementara Poon Lok Yan-Tse Ying Tsuet adalah pasangan yang sempat berada di 10 besar Dunia.

Wajib menang untuk menjaga Peluang

Greysia Polii-Meiliana Jauhari dari Indonesia akan mencoba mendobrak pasangan China, Korea dan Jepang yang mendominasi nomor ini beberapa tahun belakangan. Setahun yang lalu, mereka sempat bertengger di peringkat 5 Dunia namun melorot karena cedera yang menimpa Greys.

Akhir-akhir ini, mereka menunjukan performa yang baik. Mereka menjadi Semifinalis Indonesia Open dan mampu mengajak bermain rubber ketat atas Tian Qing-Zhao Yunlei. Modal itulah yang membuat kita percaya bahwa mereka akan membuat kejutan.

Dan di Olimpiade ini, mereka mendapatkan undian yang bisa dibilang cukup menguntungkan apabila mereka benar-benar memanfaatkan kesempatan ini. Greysia-Meiliana berada di Grup C bersama Ha Jung Eun-Kim Min Jung dari Korea Selatan, L. Choo-R. Veeran dari Australia dan M. Edwards-A. Viljoen dari Afrika Selatan. Diatas kertas, Pasangan Australia dan Afrika Selatan bisa dikalahkan Greysia-Meiliana, namun melawan Ha-Kim, mereka harus bekerja keras.

Jika bisa mengalahkan Ha-Kim, mereka akan menutup peluang Korea meraih medali di nomor ini sekaligus membuka jalan bagi Greys-Meiliana untuk mendapatkan jalan meraih medali pertama bagi ganda putri Indonesia.

Peluang Greysia-Meiliana ini didukung dengan keadaan Ha Jung Eun yang sempat dilanda cedera beberapa bulan lalu sehingga menarik diri dari keikutsertaannya di turnamen Indonesia Open 2012 di dua nomor, ganda putri (bersama Kim Min Jung) dan ganda campuran (Lee Yong Dae). Apalagi Greysia-Meiliana sedang on fire dengan menjadi Semifinalis di Indonesia dan Singapura.

Prediksi Klasemen Akhir

Grup A

  1. Wang Xiaoli-Yu Yang [1]
  2. Jung Kyung Eun-Kim Ha Na
  3. Valeri Sorokina-Nina Vislova
  4. A. Bruce-Li Michelle

Grup B

  1. Cheng Wen Hsing-Chien Yu Chien
  2. Mizuki Fujii-Reika Kakiiwa [4]
  3. Jwala Gutta-Ashwini Ponappa
  4. Shinta Mulia Sari-Lei Yao

Grup C

  1. Meiliana Jauhari-Greysia Polii
  2. Ha Jung Eun-Kim Min Jung [3]
  3. L. Choo-R. Veeran
  4. M. Edwards-A. Viljoen

Grup D

  1. Tian Qing-Zhao Yunlei [2]
  2. Miyuki Maeda-Satoko Suetsuna
  3. Christinna Pedersen-Kamilla Rytter Juhl
  4. Poon Lok Yan-Tse Ying Tsuet

Berdasarkan klasemen akhir dari duaribuan diatas, duaribuan memprediksi Juara Ganda Putri adalah Wang Xiaoli-Yu Yang sedangkan Tian Qing-Zhao Yunlei akan meraih medali perunggu. Berikut bagan prediksi duaribuan.

Iklan