Mencari Pasangan Yong Dae

Pebulutangkis Korea yang akan bertarung di Olimpiade London, 28 Juli – 5 Agustus mendatang, Lee Yong Dae kemungkinan akan mencari pasangan baru setelah sang partner, Chung Jae Sung memutuskan akan pensiun setelah Olimpiade London 2012 ini.

Pasangan ganda putra Lee Yong Dae-Chung Jae Sung akan mengakhiri duetnya akhir tahun ini, atau tepatnya pasca pergelaran Olimpiade London 2012. Jae Sung memutuskan untuk pensiun karena usianya yang dikira tidak produktif lagi, 30 tahun pada 25 Agustus nanti.

Lee Yong Dae dan Chung Jae Sung menjadi pasangan ganda putra sejak tahun 2006 lalu, saat itu ketimpangan umur sangat terlihat, karena Lee Yong Dae berumur 17 tahun, sedangkan Chung berusia 24 tahun. Saat itu di Asian Games Doha 2006, Lee-Chung mendapatkan medali perunggu, setelah kalah di Semifinal oleh Luluk Hadiyanto-Alvent Yulianto yang meraih perak.

Mereka sempat digadang-gadang meraih gelar Juara Dunia 2007, namun kalah dari Markis Kido-Hendra Setiawan di Final dengan 19-21, 19-21. Kekalahan itu berdampak sedikit buruk, mereka rehat sejenak mengingat beberapa turnamen yang mereka ikuti hanya menghasilkan langganan perempatfinalis.

Tetapi, Meraih medali perak di Kejuaraan Dunia itu juga tidak sembarangan loh, mereka bahkan digadang-gadang meraih medali di Olimpiade Beijing yang digelar setahun setelahnya. Keyakinan itu semakin tinggi tatkala gelar All England diraih oleh Lee-Jung untuk pertama kali. Di Final All England, Lee-Jung mengalahkan rekan senegaranya, Hwang Ji Man-Lee Jae Jin dengan 20-22, 21-19, 21-18. Sepekan setelahnya, mereka menjuarai Swiss Terbuka (mirip Owi-Butet), ditambah gelar Juara Asia.

Buuttt…….. Tampil di Olimpiade Beijing sebagai unggulan ketiga (yang harusnya bisa setidaknya ke Semis > mirip Owi-Butet lagi), Lee Yong Dae dan Jung Jae Sung langsung tersingkir di babak pertama oleh Lars Paaske-Jonas Rassmusen dari Denmark dengan 16-21, 19-21. Pasca kekalahan itu, Jung Jae Sung dan Lee Yong Dae tetap dipasangkan, bahkan sempat tampil di Final Kejuaraan Dunia 2009 namun kalah dari Cai Yun-Fu Haifeng dalam pertarungan yang bisa dibilang cukup sengit, kalah 26-28 di gim ketiga.

Kini menjelang Olimpiade 2012, Jung dan Lee mengincar emas Olimpiade 2012 untuk mengakhiri akhir kebersamaan duet yang telah mereka jalin sejak 6 tahun lalu. Kini pertanyaannya? Siapa pengganti Chung???

Ko Sung Hyun?

Kita sempat dibuat bertanya-tanya, mengapa di tur Amerika Terbuka tahun lalu, Yong Dae dipasangkan di Ko Sung Hyun, bukan dengan pasangan aslinya, Jung Jae Sung. Mungkinkah ini persiapan untuk menggantikan Chung dengan Sung Hyun?

Di Papan Ranking BWF, Ko Sung Hyun dan Lee Yong Dae berada di peringkat 75 BWF. Tahun lalu, mereka menjuarai Kanada Terbuka 2011 dan sempat sampai di Perempat Final Jepang Terbuka tahun lalu. Di turnamen resmi, terakhir kali mereka dipasangkan di Kualifikasi Piala Thomas 2012 Asia.

Lee Yong Dae sendiri juga sempat dipasangkan dengan Kim Sa Rang dan sempat membuat kerepotan Cai Yun-Fu Haifeng pada partai Final Piala Thomas 2012 di Wuhan. Namun dengan Shin Baek Cheol, permainan keduanya tidak berkembang, terlihat di Kualifikasi Piala Thomas Asia 2012, mereka kalah dari V Shem Goh-Lim Kim Wah dan Markis Kido-Hendra Setiawan, padahal di tahun 2009 lalu Lee-Shin menjuarai Jerman Terbuka (saat itu Jung lagi latihan militer 2 bulan).

Tetapi kita tentu masih mengingat duel Lee Yong Dae-Cho Gun Woo yang menghasilkan beberapa kali juara di kelas junior maupun challenge. Mereka adalah kawan akrab di lapangan maupun luar lapangan sejak SD. Tetapi akankah duel itu kembali bersemi pasca pensiunnya Jung?

Another Lady for Yong Dae?

Tahun 2012, Lee Yong Dae akan berpasangan dengan Ha Jung Eun untuk mencoba mempertahankan medali emas ganda campuran yang dimenangkannya tahun 2008 lalu dengan Lee Hyo Jung. Karir di nomor mixed double ini bagi Yong Dae di kancah internasional pertamanya adalah bersama Kang Hae Won. Mereka sempat mencapai Semifinal French Open 2004 (dulu belum ada tipe turnamen SS, GPG, GP).

Namun karirnya di nomor ini menanjak ketika berpasangan dengan Ha Jung Eun, saat mereka menjuarai nomor ganda campuran pada Kejuaraan Asia Junior 2005. Setahun setelahnya, Lee dipasangkan dengan Yoo Hyun Young menjadi Juara Dunia Junior 2006 serta dengan Hwang Yu Mi menyabet gelar Thailand Terbuka 2006. Padahal usia Lee masih 17 tahun kala itu.

Akhirnya menjelang Olimpiade, Lee Yong Dae dipasangkan dengan Lee Hyo Jung yang memiliki prospek di nomor ganda campuran. Mereka tampil pertama kali di Korea Terbuka 2007 namun naik daun ketika di Jerman Terbuka 2007 mencapai babak Semifinal, kalah dari Zheng Bo-Gao Ling dengan 9-21, 17-21.

Tahun 2008, duo Lee ini kembali menghidupkan asa meraih medali di nomor ganda campuran bagi Korea. Di Malaysia Terbuka, mereka tampil di Final sebelum kalah dari He Hanbin-Yu Yang (saat itu mengalahkan Nova-Liliyana di QF). Keyakinan makin tinggi tatkala Lee Yong Dae-Lee Hyo Jung menjuarai Korea Open 2012, mengalahkan Flandy Limpele-Vita Marissa dengan 15-21, 21-14, 21-18 (lagi-lagi mengalahkan Nova-Liliyana di R1).

Di Olimpiade Beijing 2008, akhirnya mereka meraih medali emas dengan mengalahkan Nova Widianto-Liliyana Natsir (lagi) dengan 21-11, 21-17. kemenangan itu menjadikan Lee pebulutangkis termuda yang mendapatkan medali emas Olimpiade di usia 19 tahun. Kemenangan di Olimpiade meningkatkan kepercayadirian duo Lee, hingga mereka menjuarai Korea Open dan China Open di tahun 2009.

Di tahun 2010, duo Lee hanya menjuarai Swiss Open 2012, ia pun didera sedikit cedera sehingga tak tampil di Piala Thomas. Lee Hyo Jung pun berganti pasangan dengan Shin Baek Cheol dan menyabet medali emas Asian Games Guangzhou 2010. Menjuarai itu, Lee Hyo Jung pun pensiun.

Lama tak tampil di nomor ini, Lee Yong Dae pun kembali menggandeng pasangan lamanya, Ha Jung Eun. Bersama Ha, Lee menjuarai US Open 2011 lalu, dengan mengalahkan Chen Hung Ling-Cheng Wen Hsing dengan 21-19, 21-13.

Lee dan Ha tidak berprospek baik di beberapa turnamen pada penghitungan Olimpiade. Hingga pada Korea Open 2012, mungkin dibantu dengan kelicikan umpire dan service judge, serta didukung terhentinya Zhang Nan-Zhao Yunlei atas Adcock-Bankier di R1, Lee-Ha masuk ke Final sebelum dikalahkan Xu Chen-Ma Jin. Setelah menjadi Runner Up di Kejuaraan ini, tak disangka, Lee-Ha masuk ke Top 10 Peringkat BWF hingga finnsih di peringkat 7 pada 3 Mei, saat penutupan poin Olimpiade.

Dan untuk masa depan, another lady buat Yong Dae bisa seorang Liliyana Natsir, sama-sama mixed double star. Meskipun beda bendera, bisa saja di masa depan duel Lee Yong Dae-LiLeeyana Natsir terjadi, meskipun beda bendera.

Duel beda bendera pernah berjaya, seperti pasangan Hendra Setiawan-Anastasia Russkikh yang tahun 2010 lalu mencapai Final Indonesia Open, kalah dari Robert Mateusiak-Nadiezda Zieba.

Jung menjadi Chung

Pasca Indonesia Open, Ranking menunjukkan bahwa Pasangan Jung Jae Sung-Lee Yong Dae naik ke posisi pertama Dunia, namun Nama Jung berubah menjadi Chung, mau tahu kenapa?

BWF (Federasi Bulutangkis Dunia) mengkonfirmasi bahwa pemain ganda Jung Jae Sung sekarang secara resmi dikenal dengan nama Chung Jae Sung. Hal ini berdasarkan usul dari Asosiasi Bulutangkis Korea yang mengajukan permohonan untuk mengganti nama keluarganya (marga) menjadi Chung karena nama itulah yang terpampang di paspornya. Kenapa mesti repot ganti?

Karena paspor yang akan ia gunakan saat berada di London, tempat diselenggaranya pesta olahraga Olimpiade 2012 pada Juli-Agustus mendatang, namanya tercetak dengan tulisan Chung Jae Sung, jadi agar tidak terjadi masalah di London nanti, akhirnya BWF menggantinya.

“Kami mengubahnya sebagai tindak lanjut dari permohonan yang dilayangkan Asosiasi Bulutangkis Korea. Nama seperti itulah (Chung Jae Sung) yang sesuai dengan yang tercantum di paspornya dan diakui/diterima oleh panitia penyelenggara Olimpiade London”, ucap Manajer Pemasaran BWF Super Series, Selvam Subramaniam.

Iklan