Indonesia Pimpin Klasemen Grup B

Tim Junior Indonesia yang berlaga di turnamen Badminton Asia Youth U-19 Championship 2012 untuk sementara memimpin klasemen di Grup B pada event Mixed Team Championship setelah meraih dua kemenangan atas dua tim pada hari ini.

Kemenangan pertama terjadi atas Singapura pada pagi hari pukul 09.00 waktu Gimcheon. Saat itu Tim Indonesia berhasil menumbangkan semua wakil Singapura dengan skor meyakinkan 5-0. Kemenangan kedua diraih ketika tim yang seharusnya dilawan Indonesia pada sore hari ini memutuskan walkover, yakni Mongolia.

Berdasarkan situs PB PBSI, Mongolia memutuskan WO karena merasa kekurangan pemain. Dikutip dari situs PB PBSI, Yacob Rusdianto menyatakan Tim Indonesia merasa diuntungkan atas WO nya Mongolia, “Mereka kekurangan pemain, jadi memutuskan untuk mengundurkan diri dan hanya mengikuti pertandingan perorangan saja. Tentunya ini menguntungkan untuk kami, para pemain bisa menyimpan tenaga untuk melawan Taiwan besok.”

Tim Indonesia menempati posisi pertama atas dua kemenangan itu. Tim Taiwan sendiri berada di posisi kedua setelah juga menang WO atas Mongolia dan mengalahkan Singapura dengan 5-0 di pertandingan sore hari pukul 16.00 waktu Gimcheon. Meskipun sama-sama dua kali menang, Indonesia unggul agregat poin kemenangan atas Taiwan, sehingga untuk sementara memimpin Grup B.

Sementara Singapura tidak lolos ke fase perempat Final karena kalah oleh Indonesia dan Taipei di pertandingan hari ini. Meskipun begitu, di nomor perorangan, terutama Liang Xiaoyu mungkin bisa membuat kejutan, selain Juara Malaysia GP Gold, Busanan dari Thailand.

Partai Hidup Mati bagi Malaysia

Runner Up Mixed Team Championship tahun lalu kali ini berharap bisa lolos sebagai Runner Up Grup A. Itu pun harus berebut dengan India pada laga Minggu pagi. Partai hidup mati itu akan memperlihatkan gengsi para junior-junior Malaysia yang tahun lalu membawa pulang Suhandinata Cup.

Hal itu terjadi ketika Hongkong memastikan diri sebagai juara grup setelah mengalahkan Malaysia di sesi pagi dengan 3-2 dan India di sesi sore ini dengan skor 4-1. Tak disangka India yang diperkuat pemain yang sering tampil di Superseries, PV Shindu dan Sameer Verma kalah oleh Hongkong yang merupakan tim underdog. Kemenangan Hongkong itu membuat India dan Malaysia harus memperebutkan satu tiket tersisa untuk ke Perempat Final.

Di Grup C, Thailand dan Korea sudah memastikan diri ke babak Perempat Final setelah menang 5-0 atas Kazakstan dan Uzbekistan. Untuk sementara, Thailand menduduki puncak klasemen Grup C setelah unggul agregat poin atas dua kemenangannya hari ini. Keduanya akan memperebutkan Juara Grup untuk menghindari posisi Runner Up yang akan berjumpa Juara Grup A, Tim Hongkong yang menjadi kuda hitam di turnamen ini.

Di Grup D, China dan Jepang sudah memastikan diri ke partai Puncak setelah mengalahkan Vietnam 5-0 di partai pembuka hari ini. China kali ini bisa dibilang cukup berbahaya, pasalnya kemenangan mereka atas Vietnam pagi ini kebanyakan dengan poin yang telak, kecuali di nomor tunggal putra dimana pemain China, Kai Guo harus mengalahkan Chao Cuong Pam lewat pertarungan deuce 23-21, 21-10.

Preview melawan Taipei

Melawan Taipei, yang harus diwaspadai Tim Indonesia adalah para ganda-ganda Taipei yang terkenal. Terbukti saat melawan Tim Singapura yang juga tidak bisa dianggap remeh, ganda-ganda Taipei menang straight gim atas ganda-ganda Singapura. Sementara di nomor tunggal, Taipei harus melakoni partai rubber gim untuk menang, yakni di nomor tunggal putra (Soon Yang Bernard Ong) dan tunggal putri (Liang Xiaoyu).

Tahun 2011 lalu, Taiwan sukses mengunci gelar ganda putra di Kejuaraan Asia Junior setelah terjadi All Chinese Taipei Final yang dimenangkan Huang Po Jui-Lin Chia Yu atas Lu Ching Yao-Huang Chu En. Meski keempatnya tak memperkuat Taipei tahun ini, namun Taipei tetap wajib diperhitungkan kekuatannya.

Jadi tanpa mengesampingkan partai tunggal dimana Indonesia memiliki kans besar meraih poin lewat Shesar Hiren maupun Hana Ramadhini, di nomor ganda setidaknya Indonesia harus mampu mencuri satu poin karena kemenangan dua tunggal saja tidak cukup mengantarkan Indonesia menjadi Juara Grup dengan syarat Hana jangan melakukan banyak kesalahan seperti yang hari ini terjadi, ketika banyak bola yang keluar atau menyangkut di net, hal ini pula yang harus diperlihatkan oleh Shesar.

Untuk sektor ganda, melihat penampilan ganda muda Indonesia hari ini, mungkin kans menjadi Juara Grup tetap lebih besar, karena pola permainan ganda Indonesia, baik ganda putra (Hafiz Faisal-Putra Eka Rhoma), ganda putri (Anggia Shita Awanda-Shella Devi Aulia) dan ganda campuran (Edi Subaktiar-Melati Daeva Oktaviyani) selalu menyerang dan menekan dari awal sehingga lawan sulit mengembangkan pola permainan. Sedangkan untuk skuad yang akan diturunkan esok hari, prediksi duaribuan tak jauh dari skuad hari ini mengingat skuad yang turun hari ini menjadi skuad yang cukup kuat.

Iklan