Thailand Open : Aksi Talenta Muda Indonesia

salam duaribuan…

Pasca turnamen Piala Thomas dan Uber, Bulutangkis dunia kembali disuguhi pertandingan Grand Prix Gold Thailand Open 2012. Membawa gambar Lin Dan di poster SCG Thailand Open 2012, turnamen ini diramaikan oleh 4 kali Juara Dunia itu, tapi ia malahan tak tampil di Jakarta seminggu setelahnya dengan alasan untuk persiapan Olimpiade.

Berhasilnya Thailand meraih perunggu Kejuaraan beregu putri Piala Uber 2012 lalu mempertinggi rasa percaya diri dari pemain bulutangkis Thailand menghadapi turnamen berstatus Grand Prix Gold. turnamen yang digelar 5 – 10 Juni 2012 ini akan memperebutkan total hadiah USD120.000,00. Thailand tentu punya misi untuk menjuarai setidaknya satu nomor sebagai gengsi tuan rumah. Tahun 2011 lalu, Thailand tak mengirimkan wakilnya ke Final, setelah jagoan tuan rumah, Boonsak Ponsana terhenti di babak ketiga, Porntip Buranaprasertsuk dan Sudket-Saralee mandeg di Semifinal serta Duanganong-Kunchala langsung tewas di babak pertama.

File:Red Shirt Army, Bangkok, Thailand.jpg

Di tahun 2010, turnamen ini dibatalkan karena terjadi kerusuhan besar di Ibukota negeri gajah putih itu. Terjadi demonstrasi besar-besaran di Bangkok. Puluhan ribu massa loyalis mantan Perdana Menteri Thaksin Sinawatra yang menggunakan simbol “baju merah” berunjuk rasa dan memadati pusat kota Bangkok untuk menuntut mundurnya Perdana Menteri Abhisit Vijjajeva.

Kerusuhan itu terjadi bulan Juni mendekati turnamen bulutangkis tahunan itu. Turnamen Thailand Open GPG 2010 yang dijadwalkan digelar 29 Juni – 4 Juli 2010 lalu itu pun dibatalkan karena memang situasi yang sangat mencekam, bahkan Bandara Suvarnabhumi ditutup untuk jangka waktu yang cukup lama.

Itu layaknya kerusuhan yang terjadi di Jakarta pada Mei 1998. Bedanya, tahun itu konflik Indonesia cukup disudahi lewat pengunduran diri Mantan Presiden Soeharto. Turnamen Indonesia Open 1998 pun tak terganggu, pasalnya jadwal turnamen itu pada 26 Oktober – 1 November 1998 di Istora Senayan Jakarta yang berakhir dengan 4 gelar untuk tuan rumah.

Jika Indonesia terakhir kali mendapatkan gelar sebagai tuan rumah pada tahun 2008 (Sony dan Vita-Liliyana), Thailand terakhir kali berjaya di tahun 2009 ketika terjadi All Thailand Final di nomor ganda campuran antara Sungphon-Kunchala melawan Sudket-Saralee yang dimenangkan Sungphon-Kunchala 11-21, 21-17, 21-14. Saat itu Boonsak Ponsana juga masuk ke Final, namun kalah oleh Nguyen Tien Minh asal Vietnam.

World Junior Champion in action

Tak ada Juara Dunia asal Malaysia di tingkat senior setelah gagalnya Lee Chong Wei di World Championship 2011 lalu, ada Juara Dunia Junior yang berasal dari Malaysia, Zulfadli Zulkifli, anggota Tim Malaysia Leopard di Piala Axiata 2012 lalu. Ia akan mampir ke Bangkok awal bulan ini untuk mengikuti turnamen Thailand Open 2012. Di babak pertama, ia akan menghadapi K. Srikanth asal India, lawan berat akan ditemuinya di babak kedua, dimana kemungkinan Lin Dan menjumpainya. World Champion melawan World Junior Champion.

Peraih 3 kali Juara Dunia Junior kategori Girl’s Single, Ratchanok Intanon yang menjadi unggulan kedua dalam turnamen ini tak akan menemui kesulitan berarti di dua pertandingan pertama, ia mungkin akan menemui unggulan ketujuh, Mitani Minatsu (penentu kemenangan Jepang saat melawan Indonesia di Perempat Final Piala Uber) di Perempat Final. Perkembangan Intanon sangat pesat. Di tahun 2011 lalu, Intanon berstatus non unggulan, dalam waktu setahun ia menjadi unggulan 2 di tahun 2012 ini.

Boy’s double World Junior Champion asal Malaysia, Nelson Heg Keat-Teo Ee Yi di babak pertama menemui pasangan Taipei, Huang Po Jui-Liao Min Chun. Jika mereka menang, mereka akan menemui rekannya (Hoon Tien How-Tan wee Kiong) atau rivalnya (Gideon Markus-Agripinna Prima). Sementara Girl’s double World Junior Champion, Lee So Hee-Shin Seung Chan akan menemui pasangan Indonesia, Imawan Gebby Ristiyani-Nuraidah Tiara Rosalia.

Di World Junior Championship 2011 lalu, Lee-Shin mengalahkan Nuraidah Tiara Rosalia yang kala itu berpasangan dengan Suci Rizky Andini. Mixed Double World Junior Champion, Alfian Eko Prasetya-Gloria Emmanuel Widjaja akan berjumpa wakil Taipei, Liao Min Chun-Chen Hsiao Huan di babak pertama. Dari kelimanya, Ratchanok Intanon yang mempunyai peluang besar menjuarai turnamen tersebut karena berstatus unggulan.

Ada nama Gao Huan di Babak Kualifikasi

Selain aksi talenta muda Indonesia, ada nama pebulutangkis China, Gao Huan yang di Kejuaraan Asia lalu menembus babak perempat Final, meski saat itu hanya melawan pemain-pemain asal China, kecuali di babak pertama bertemu Chan Yan Kit [HKG]. Gao Huan akan mengawali laga di Thailand Open GPG 2012 ini melalui babak kualifikasi melawan pemain tuan rumah, Parinyawat Thongnuam.

Menjadi Semifinalis Kejuaraan Dunia Junior 2007 dan Runner Up Kejuaraan Dunia Junior 2008, nama Gao Huan ini pernah tampil di Malaysia Open GPG 2009 dan sukses menembus Perempat Final. Karirnya yang tak stabil membuatnya tak dikirim oleh China selama dua tahun. Baru 2012 lalu di Kejuaraan Asia dia diturunkan dan menembus Perempat Final. Apakah ia bisa seperti Han Li yang baru-baru ini menjadi Jawara Australia Terbuka, padahal mengawali turnamen dari babak kualifikasi?.

Pebulutangkis China lain banyak yang akan bertemu dengan pebulutangkis Indonesia di babak-babak awal, seperti Shesar Hiren yang akan menemui Qiao Bin di babak pertama, jika menang, kemungkinan Alamsyah Yunus yang akan menjadi lawan Shesar.

Di Tunggal Putri, dua tunggal Indonesia bertemu dengan pemain China pada babak pertama. Bellaetrix Manuputty dijadwalkan untuk melawan Juara Dunia 2010, Wang Lin. Sementara Hera Desi Ana Rachmawati juga akan berhadapan dengan Han Li yang merupakan juara Australia Grand Prix Gold 2012.

Bella yang ditanya mengenai hal ini akan mencoba melawan Wang dengan stamina yang masih 100% di babak awal, meskipun itu sulit, sedangkan Hera telah berdiskusi dengan sang pelatih tentang permainan calon lawannya, Han Li lewat rekaman Video. Di Australia, Han Li telah mengandaskan 3 unggulan, yakni Bae Youn Joo di Final, Sung Ji Hyun di Semifinal dan Porntip Buranaprasertsuk di Perempat Final.

Sony vs Hafiz (Ketiga Kali)

Sony Dwi Kuncoro kembali akan melakoni laga melawan Mantan Jawara All England, Muhammad Hafiz Hashim yang di turnamen Thailand Open GP Gold 2012 berstatus unggulan keempat. Di Tahun 2012 ini, Sony sudah 2 kali bertemu Hafiz dengan berbagi satu kemenangan. Hafiz memenangkan pertandingan di Piala Axiata lalu dengan skor 21-13, 21-19 sedangkan Sony membalasnya di Semifinal Malaysia Open GP Gold 2012 dengan straight set juga 21-19, 21-10.

Meski lebih diunggulkan, Sony lebih berpeluang untuk menang atas Hafiz Hashim pasca recovery dari cedera yang menimbanya. Apalagi kepercayadirian yang ditampilkan Sony saat sampai di Final Malaysia Open Grand Prix Gold lalu, mengalahkan 3 unggulan.

Jika Sony mampu mengatasi veteran Jawara All England itu, ia akan menemui jalan yang cukup mudah ke Semifinal. di Semifinal nantinya, ia diperkirakan bertemu unggulan wahid asal China, Lin Dan, pertemuan dengan Lin Dan terjadi 3 tahun lalu di India, tepatnya di Final Kejuaraan Dunia 2009 yang dimenangkan Lin Dan rubber set 21-14, 13-21, 21-15. Melangkah ke Semifinal mungkin sebuah prestasi yang membanggakan, apalagi pasca cedera berkepanjangan yang menimpa pemain yang pernah menduduki Ranking 3 BWF ini.

Suci-Della Unggulan 8

Ganda Putri peringkat 34 BWF, Della Destiara Haris-Suci Rizky Andini berpenampilan cemerlang menghadapi Tian Qing-Zhao Yunlei, Jawara All England 2012, meski kalah 22-24, 21-19, 15-21. Di turnamen kali ini, mereka akan berlaga dengan status unggulan 8 yang artinya diunggulkan untuk masuk ke perempat Final.

Di babak pertama, mereka akan dipertemukan dengan Pacharakamol Arkornsakul-Jongkonphan Kittiharakul. Jika mulus ke perempat Final, mereka akan bertemu dengan unggulan pertama asal Tiongkok, Huan Xia-Tang Jinhua yang menjadi Jawara di Swiss Open dan Jerman Open tahun ini.

Dengan penampilan ciamik menghadapi Tian-Zhao yang notabene peringkat dua dunia, mereka mungkin bisa ke Semifinal dengan catatan bermain tanpa beban, karena saat lawan Tian-Zhao di Piala Uber lalu, terlihat tekanan bertubi datang di gim ketiga, kelemahan Suci juga sering menjadi incaran Tian Qing.

Seiring debutnya di Piala Uber, sepertinya mereka masih akan ditampilkan kembali di Piala Uber edisi mendatang, apalagi pensiunnya Meiliana Jauhari pasca Olimpiade 2012. Della-Suci masih berumur 19 tahun dan berpotensi mengayunkan raket sekitar 10 tahun mendatang.

Ganda putri lain unggulan 4, Wong Pei Tty-Chin Ee Hui akan berusaha maksimal karena turnamen ini akan menjadi satu dari dua turnamen terakhir saat mereka berpasangan. Rencananya Wong akan gantung raket pasca Indonesia Open 2012. Wong-Chin pernah menjadi ganda putri peringkat pertama mereka, bersama Koo Kean Keat-Tan Boon Heong dan Lee Chong Wei mendominasi bulutangkis ketika itu.

Pei Tty berusia 30 tahun pernah menjuarai SEA Games 2005 dan Commonwealth Games 2006. Mereka menduduki peringkat 1 dunia tahun 2009 lalu. Pasca gantung raketnya Pei Tty, Chin Ee Hui rencananya masih akan tetap mengayunkan raket dan akan mencari pasangan pengganti Wong.

Di Olimpiade 2012, mereka hanya menjadi cadangan pertama, namun mereka pesimis ke London, pasalnya event Olimpiade pasti sangat didambakan setiap pebulutangkis dunia, jadi jarang sekali ada absen dari Olimpiade.

Di Turnamen ini, Ia akan menghadapi pemain dari babak kualifikasi yang kemungkinan merupakan rekannya, Pei Jing Lai-Marylen Poau. Jika menang, Wong-Chin kemungkinan besar akan menghadapi pemain Indonesia, Pia Zebadiah-Rizky Amelia Pradipta. Wong-Chin diunggulkan sampai ke Semifinal.

M. Rizky Delynugraha main Ganda Putra

Djarum Sirkuit Nasional Bandung diikuti oleh atlet-atlet Pelatnas. Pasca kritikan Taufik Hidayat mengenai ketidakikutsertaan para atlet Pelatnas di Sirnas, PBSI menjawabnya dengan mengirimkan atlet-atlet Pelatnas di 2 turnamen Sirnas, di Jakarta dan Bandung.

Sempat bermain Ganda Campuran bersama Puspita Richi Dilli, M. Rizky Delynugraha bermain di nomor ganda putra dalam Sirnas Bandung. Dipasangkan dengan Hariadi, mereka sukses menembus babak Final mengalahkan 2 unggulan, sebelum dikalahkan pasangan senior Rendra Wijaya-Rian Sukmawan yang menjadi unggulan pertama.

Rizky Delynugraha juga ikut dalam turnamen Thailand Open ini, ia main di ganda campuran berpasangan dengan Sri Wulan Sari. Memulai dari babak kualifikasi melawan Tan Wee Gleen-Chow Mei Kuan dari Malaysia. Di Babak Kualifikasi ini, ada juga Lukhi Apri Nugroho yang bermain ganda campuran, bukan dengan Ririn Amelia (Juara Asia Junior), namun dengan Anissa Saufika, melawan Calvin Jia Hong-Lee Meng Yean dari Malaysia.

Kini, Puspita Richi Dili di Ganda Campuran dipasangkan dengan Riky Widianto menjadi unggulan 8 dalam turnamen ini. Riky-Richi menghadapi Tao Jiaming-Tang Jinhua. Sementara itu, Unggulan 3 asal tuan rumah, Maneepong Jongjit-Savitree Amitapai menjajal Fran Kurniawan-Shendy Puspa Irawati.

Tri Kusharyanto main lagi

Sydney Olympic Silver Medalist, Tri Kurharjanto (with Minarti Timur), menggandeng Vita Marissa di turnamen Thailand Open 2012 ini. Tri Kus yang berusia 38 tahun ini masih bisa bermain dan mengimbangi Vita. Mereka memulai debut tahun 2012 di Sirnas Makassar dan menjuarainya, bahkan di perempat Final mengalahkan unggulan pertama, Andika Anhar-Kesya Nurvita. Vita yang di ganda putri bersama Nadya Melati menjadi unggulan ketiga ini bersama Tri Kusharjanto mengawali laga di babak pertama melawan pemain Malaysia, Tan Aik Quan-Lai Pei Jing.

Nadya Melati sendiri juga akan bersama Adi Pratama bermain di ganda campuran, Adi-Nadya mengawali pertandingan di babak pertama melawan Puavaranukroh Dechapol-Wiranpatch Hongchookeat, wakil tuan rumah.

Sementara itu, Hafiz Faisal, Pia Zebadiah, Putra Eka Rhoma dan Rizky Amelia Pradipta main gonta ganti di dalam turnamen ini. Hafiz-Putra akan main di ganda putra melawan Shen Low Juan-Tan Yip Juan [MAS], Hafiz-Pia melawan unggulan 2, Sudket-Saralee [THA], Pia-Rizky menghadapi unggulan tuan rumah, Lam Narissapat-Saralee Thoungthongkam [THA] dan Putra-Rizky akan menghadapi unggulan 4, Danny Bawa Chrisnanta-Yu Yan Vaneesa Neo [SIN].

Itulah beberapa ulasan menghadapi turnamen Thailand Open Grand Prix Gold 2012 yang mulai digelar 5 – 10 Juni 2012…

salam duaribuan….

Iklan