Road to 2012 London Olympic

salam duaribuan…

Berakhirnya turnamen bergengsi India Open SS 2012 menjadi tanda tuntasnya perjuangan para pebulutangkis dunia mengejar poin menuju Olimpiade London tahun 2012. Indonesia sendiri sudah dipastikan hanya akan mengirim 9 wakil di 5 nomor, dan satu diantaranya dikirim melalui fasilitas undangan.

Bulutangkis menjadi cabang olahraga penyumbang emas bagi Indonesia di setiap Olimpiade sejak cabor ini dimainkan di Olimpiade pada tahun 1992. Untuk edisi 2012, bulutangkis kembali menjadi garda terdepan yang dipercaya membawa kembali tradisi juara olimpiade ke Jakarta.

BWF telah merilis total 8 pebulutangkis Indonesia yang dipastikan datang ke London, yakni sebagai berikut.

  1. Simon Santoso (MS)
  2. Taufik Hidayat (MS)
  3. Muhammad Ahsan (MD)
  4. Bona Septano (MD)
  5. Meiliana Jauhari (WD)
  6. Greysia Polii (WD)
  7. Tontowi Ahmad (XD)
  8. Liliyana Natsir (XD)

Sedangkan 1 nomor lagi di Tunggal Putri adalah undangan (mengisi kuota di penyisihan grup karena memang untuk single event, ada 16 grup yang masing-masing akan diisi maksimal 4 pemain). Untuk saat ini, Maria Febe Kusumastuti menjadi wakil Indonesia dengan ranking tertinggi yang dapat lolos meskipun tak menutup kemungkinan yang akan dikirim ke London adalah pemain lain, karena memang undangan ini diserahkan sepenuhnya kepada pihak NOC.

Dari 8 pemain yang pasti berlaga di London diatas, hanya ganda putra dan ganda putri yang tidak akan diunggulkan. Jika tak akan ada arang melintang (misal ada pemain yang mundur), Simon Santoso akan menjadi unggulan 9 sedangkan Taufik akan menjadi unggulan 11. Karena berada diluar 8 unggulan, Taufik dan Simon diprediksi hanya akan sampai babak Round of 16 alias Perdelapan Final.

Sementara untuk double event, karena hanya diambil 4 unggulan, hanya Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir yang menjadi unggulan 3 dan diprediksi sampai ke Babak Semifinal, kesempatan mendapatkan medali akan semakin besar jika pemain kuat lain terhenti oleh pemain nonunggulan (misal Adcock/Bankier bertemu ZZ atau Thomas/Kamila bertemu Xu/Ma).

Kejutan besar di Papan Ranking BWF

Ranking BWF per 3 Mei 2012 kemarin memang ditunggu-tunggu oleh publik bulutangkis dunia, siapa saja yang terkualifikasi ke London sangat dinantikan, banyak kejutan pasca Ranking BWF per 3 Mei itu. Berikut duaribuan rangkumkan bagi pirsawan duaribuan…

Tunggal Putra

  1. Shon Wan Ho yang baru saja menjuarai turnamen India Open SS 2012 (mengalahkan LCW di Final) mendapatkan jatah kedua bagi Korea di MS dengan naik 3 peringkat ke posisi 14.
  2. Kashyap Paruppal gantikan Ajay Jayaram menuju Olimpiade London, setelah Kashyap sukses melaju ke Semifinal India Open 2012 lalu.
  3. Jen Hao Hsu yang berhasil mengalahkan Sho Sasaki di babak pertama India SS dan melaju ke Semifinal, naik 10 peringkat ke posisi 25, menggantikan Hsueh Hsuan Yi mengisi kuota Taipei.
  4. Untuk kali kedua, Edwin Ekiring dari Uganda menjadi wakil benua hitam ke Olimpiade, sedangkan James Eunson dari New Zealand yang berperingkat 121 mewakili Oceania ke London.
  5. China berhasil mengirimkan 3 wakil ke London, Lin Dan, Chen Long dan Chen Jin. Ketiganya akan menjadi unggulan 2-4 dalam turnamen bergengsi empat tahunan itu.
  6. Tempat Tripatrite (rekomendasi Komite Olimpiade Internasional) akan diisi oleh Virgil Soeroredjo [Suriname] dan Mohamed Ajfan Rasheed [Maldives].
  7. Cadangan : Scott Evans [IRL], Petr Koukal [CZE], Kestutis Navickas [LTU], Stefan Wojcikiewicz [CAN].

Tunggal Putri

  1. Terlempar dari jajaran 16 besar, Porntip Buranaprasertsuk gagal mendampingi Ratchanok Intanon ke London. Porntip yang per 26 April menduduki Rank 14, gagal mempertahankan Rank nya karena turun ke peringkat 17 dunia. Porntip sendiri turun karena gagal mempertahankan gelar Juara India Open yang diraihnya di tahun 2011 lalu. Porntip kalah di Round 1 atas Ai Goto 16-21, 17-21.
  2. Mendominasi 4 Besar Ranking BWF, China berkesempatan mengirim 3 wakil, namun belum tentu Trio Wang yang akan dikirim, mengingat performa Li Xuerui yang berada di Rank 4 kini sedang bagus. Li bisa saja mengisi 1 dari 3 spot China di Olimpiade mendatang.
  3. Untuk edisi 2012, Saina Nehwal sepertinya akan mengisi posisi unggulan 4 yang diprediksi sampai ke Semifinal. Di tahun 2008, Saina terjegal oleh Maria Kristin di laga Perempat Final. Akhir-akhir ini Perfoma yang tidak bagus oleh Saina, bahkan sempat dikalahkan Bae Youn Jo di depan publik sendiri (India Open 2012) dengan 19-21, 10-21 membuat pesimis publik terhadap Saina di Olimpiade London mendatang.
  4. Mesir bakal menampilkan salah satu tunggal putrinya, Hadia Hosny di Olimpiade mendatang sebagai wakil benua hitam. Di Olimpiade 2008, Kenny-Lee Harrington menjadi wakil benua hitam.

Ganda Putra

  1. Markis Kido/Hendra Setiawan yang menjadi satu-satunya pasangan peraih Olimpiade 2008 yang masih setia berpasangan hingga kini tidak dapat tampil di Olimpiade. Mereka menduduki Ranking 9 per 3 Mei 2012. Hal ini sangat disayangkan, mengingat poin Kido/Hendra tipis atas Koo Kean Keat/Tan Boon Heong yang berada di peringkat 8. mereka hanya terpaut 72 poin.
  2. Di minggu terakhir, pasangan juara India Open 2011, Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata yang kalah oleh Ganda Thailand di Round 1, turun 5 peringkat ke posisi 12 sekaligus menandakan mereka batal tampil ke Olimpiade, mereka digantikan sang rekan, Naoki Kawamae/Shoji Sato mewakili Jepang.
  3. Naik 10 tingkat pasca menjuarai India Open 2012, Bodin Issara/Maneepong Jongjit terkualifikasi ke London dan membuat wakil tuan rumah, Chris Adcock/Andrew Ellies hanya menjadi cadangan.

Ganda Putri

  1. Pasca menjuarai India Open 2012, Jung Kyung Eun/Kim Ha Na terkualifikasi ke London, setelah menggeser Cheng Wen Hsing/Chen Yu Chien dan Greysia Polii/Meiliana Jauhari ke posisi 8 besar, menyusul rekannya Ha Jung Eun/Kim Min Jung yang menjadi unggulan 3 dalam Olimpiade nanti.
  2. Meskipun tidak terkualifikasi ke London, Bao Yixin/Zhong Qianxin, Runner Up India Open lalu, berhasil menduduki peringkat 9 BWF, padahal hanya bermain sebanyak 9 kali dalam setahun ini.
  3. Jwala Gutta/Ashwini Ponappa yang menjadi Perempat Finalis India Open lalu, memastikan tiket Olimpiade dan membuat pasangan Malaysia, Wong Pei Tty/Chin Ee Hui menjadi cadangan ke London.

Ganda Campuran

  1. Ratanya kekuatan di Ganda Campuran, membuat 12 pasangan teratas di papan World Ranking BWF terkualifikasi ke London.
  2. Tontowi/Lilyana yang mempertahankan gelar di India lalu mempertahankan Ranking mereka di posisi 3 besar dan diunggulkan di tempat ketiga dalam Olimpiade.
  3. Pasangan Singapura, Danny Bawa Chrisnanta/Yu Yan Vaneesa Neo akan menjadi cadangan utama jika ada salah satu pemain yang tidak mengikuti Olimpiade. Jika mereka terkualifikasi, ini menjadi debut mereka di Olimpiade.

Setiap NOC wajib memutuskan siapa atlet yang akan dikirim paling lambat 31 Mei. Penggantian pemain dapat dilaksanakan sampai 20 Juli karena drawingnya akan diselenggarakan 23 Juli 2012 di London. Pelaksanaan Olimpiade untuk cabor Bulutangkis digelar di Wembley Arena pada 28 Juli – 5 Agustus 2012.

Full di Wembley Arena

Di Olimpiade 2012, China akan mengirim total 6 pemain dan 6 pasangan dari 5 nomor Olimpiade. Semuanya berstatus unggulan, yakni sebagai berikut.

Men

  • Single : Lin Dan [2], Chen Long [3], Chen Jin [4]
  • Double : Cai Yun/Fu Haifeng [1], Cai Biao/Guo Zhendong [5]

Women

  • Single : Wang Yihan [1], Wang Xin [2], Wang Shixian [3]
  • Double : Wang Xiaoli/Yu Yang [1], Tian Qing/Zhao Yunlei [2]

Mixed Double : Zhang Nan/Zhao Yunlei [1], Xu Chen/Ma Jin [2]

Dibandingkan Olimpiade 2008, terjadi pengurangan 1 pasangan di Ganda Putri. Di tahun 2008, China mendapatkan jatah 3 wakil, Du Jing/Yu Yang, Yang Wei/Zhang Jiewen dan Zhang Yawen/Wei Yilli. Di tahun 2012, aturan baru mengganjal China, karena setiap negara hanya dapat mengirim 2 wakil di Top 8.

Meskipun dengan skuad lebih sedikit dibanding 2008, China sepertinya masih akan mendominasi dengan lebih dari satu medali emas di Bulutangkis Olimpiade mendatang, namun berbeda jika di tahun 2008 ketika menjadi tuan rumah, China menjadi Juara Umum Olimpiade, di Olimpiade 2012 mendatang, posisi China mungkin tergeser.

Di Beijing, China mengumpulkan 8 medali di Bulutangkis dengan 3 emas, 2 perak dan 3 perunggu. Disusul Indonesia dan Korea masing-masing dengan 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu.

MS diistimewakan di Beijing

Final MS menjadi salah satu dari yang diistimewakan oleh tuan rumah di Olimpiade 2008 lalu. Bagaimana tidak, pelaksanaan Final dan Bronze Medal Match dari nomor Tunggal Putra ini dilaksanakan pada hari berbeda, sedangkan di nomor lain dilaksanakan bersamaan. Gold Medal Match MS (Lin Dan VS LCW) digelar 17 Agustus 2008 sedangkan Bronze Medal Match (Chen Jin VS Lee Hyun Ill) digelar sehari sebelumnya, 16 Agustus 2008.

Empat nomor lain, WS, WD, MD dan XD, Gold Medal dan Bronze Medal Match dilaksanakan pada hari yang sama. Mungkin karena saat itu, nomor Tunggal Putra adalah nomor yang paling disegani, mempertemukan unggulan wahid tuan rumah, Lin Dan dengan wakil Malaysia, Lee Chong Wei.

Untuk edisi 2012, pelaksanaan penyebaran medali, akan dibedakan berdasarkan gender masing-masing nomor, karena memang di Olimpiade atau multievent olahraga, pemisahan nomor dilakukan berdasarkan gender, misal Men’s event (MS, MD), Women’s event (WS, WD) dan Mixed event (XD). Untuk Men’s event, laga Bronze/Gold Medal Match digelar di hari terakhir, 5 Agustus. Untuk Women’s event, laga Bronze/Gold Medal Match digelar 4 Agustus sedangkan Mixed event digelar 3 Agustus.

Juara Dunia Junior terhenti di babak awal

4 dari 5 Juara Dunia Junior 2011 mengisi turnamen Malaysia Open Grand Prix Gold 2012 yang sepi pemain papan atas, pasca berakhirnya pengumpulan poin Olimpiade. Digelar 2-6 Mei 2012, 4 Juara Dunia Junior, dimana 2 diantaranya adalah wakil tuan rumah, Malaysia.

4 Juara dunia Junior itu adalah Zulfadli Zulkifli [MAS] di nomor Tunggal Putra, Nelson Heg Wei Keat/Teo Ee Yi [MAS] di Ganda Putra, Lee So Hee/Shin Sheung Chan [KOR] di Ganda Putri dan Alfian Eko Prasetyo/Gloria Emmanuelle Widjaja [INA] di Ganda Campuran. Hanya Ratchanok Intanon, Juara Dunia Junior yang tak ikut serta.

Zulfadli Zulkifli yang menang di babak pertama oleh Dharma Alrie Guna [INA] dengan 21-19, 21-17, gagal di babak kedua oleh wakil Singapura, Yong Zhao Ashton Chen dengan skor ketat 16-21, 21-19, 13-21. Di nomor Ganda Putra, Juara Dunia Junior Nelson/Teo menang straight set di babak pertama dan babak kedua atas rekan senegaranya, namun kalah juga oleh pasangan senior Malaysia, Mohd Zakry Abdul Latif/Mohd Fairuzizuan Mohd Tazari dengan skor 14-21, 22-20, 17-21 di babak perempat final.

Di Ganda Putri, Lee/Shin harus melakoni laga dramatis dan nyaris kalah atas Naoko Fukuman/Kurumi Yonao [JPN] di babak pertama. Namun, Lee/Shin menang 21-19, 19-21, 28-26. Ia tak perlu bersusah payah ke Kuarterfinal, pasalnya di babak kedua, sang lawan dari Malaysia, Lai Pei Jing/Ng Marylen Poau Leng walkover. Sayangnya, Lee/Shin kalah dari unggulan pertama, Shinta Mulia Sari/Lei Yao [SIN] dengan skor 12-21, 17-21.

Sementara nasib paling buruk dari Juara Dunia Junior menimpa Ganda Campuran Indonesia, Alfian/Gloria. Mendapatkan bye di babak pertama, mereka kalah di Round 2 oleh Mohd Razif Abdul Latief/Amelia Alicia Anscelly [MAS] dengan straight set 19-21, 13-21.

Dalam papan ranking BWF, dari 5 Juara Dunia Junior 2011, hanya pasangan Indonesia yang belum memiliki Ranking BWF. Zulfadli Zulkifli memiliki Rank 123, Ratchanok Intanon Rank 11, Nelson/Teo Rank 87, sedangkan Lee/Shin Rank 65. Sedangkan untuk Ranking Junior, semuanya sudah masuk papan atas Ranking BWF Junior. Yakni sebagai berikut.

  • MS : Zulfadli Zulkifli [1]
  • WS : Ratchanok Intanon [1]
  • MD : Nelson Heg Wei Keat [3]
  • MD : Teo Ee Yi [3]
  • WD : Lee So Hee [3]
  • WD : Shin Sheung Chan [9]
  • XD : Alfian Eko Prasetya [3]
  • XD : Gloria Emmanuelle Widjaja [12]

Untuk Rank Junior, memang mirip seperti Ranking Pemain Tenis, dimana dihitung secara perseorangan, termasuk pada Ranking pemain ganda.

Di Malaysia, Junior Pelatnas PBSI juga banyak yang diturunkan, namun banyak yang terhenti sebelum babak perempat Final. Bahkan pemain unggulan asal Pelatnas, seperti Aprilia Yuswandari [4], Yohanes Rendy Sugiarto/Afiat Yuris Wirawan [7], Gideon Markus Fernaldi/Agripina Rahmanto Putra [6], Suci Rizky Andini/Della Destiara Haris [4]  gagal melaju ke Semifinal. Hasil yang lebih baik ada di nomor Ganda Campuran, dimana 2 wakil Indonesia melaju ke Semifinal. Riky Widianto/Puspita Richi Dilli kalah oleh Chan Peng Soon/Liu Ying Goh 18-21, 18-21 sedangkan Fadilah Irfan/Anggraeni Weni menang atas unggulan 2 sekaligus cadangan utama Olimpiade asal Singapura, Danny Bawa Chrisnanta/Yu Yan Vaneesa Neo dengan 24-22, 21-17.

Sony tampil perkasa di Malaysia

Sony Dwi Kuncoro benar-benar memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh PBSI. Tampil tanpa pebulutangkis papan atas, Sony melaju ke Final. Di babak pertama, Sony menang atas wakil Malaysia, Kuan Beng Hong 21-11, 21-11. Wakil Singapura, Chao Huang di babak kedua juga dilibas straight set 21-17, 21-12. Semangatnya kembali tampak saat mengalahkan unggulan kedua, Nguyen Tien Minh 21-16, 21-16 di babak ketiga.

Harus bermain rubber tak membuat Sony lelah, ia menang 21-16, 22-24, 21-14 atas Takuma Ueda yang menjadi unggulan kelima di babak Perempat Final. Ia pun akhirnya melaju ke Final setelah menang atas Muhammad Hafiz Hashim yang menjadi unggulan 6 dengan skor 21-19, 21-10. Di Final, Sony akan bertemu dengan Unggulan wahid, Lee Chong Wei yang menjadi Runner Up India Open 2012 lalu.

Sony yang kini berperingkat 79 dunia itu sudah 10 kali bertemu LCW. Dimana mereka berbagi kemenangan 5:5. Saat belum dilanda cedera, Sony bisa mengalahkan Lee Chong Wei di World Championship 2009 dan Singapore Open 2010.

Junior isi Tim Thomas-Uber

Bertepatan dengan HUT PBSI ke 61 pada 5 Mei lalu, PB PBSI mengumumkan susunan Tim Thomas dan Uber Indonesia yang akan berlaga di Wuhan, 20-27 Mei mendatang. 3 pemain ganda di Tim Indonesia tergantikan oleh Junior asal Pelatnas.

3 pemain ganda yang masuk Tim Indonesia adalah Della Destiara Haris, Suci Rizky Andini dan Ryan Agung Saputro. Berikut adalah susunan Tim Thomas dan Uber Indonesia untuk Putaran Final 20-27 Mei 2012.

  • Tim Thomas Indonesia : Simon Santoso, Taufik Hidayat, Tommy Sugiarto, dan Dionysius Hayom Rumbaka, Mohammad Ahsan, Bona Septano, Markis Kido, Hendra Setiawan, Alvent Yulianto Chandra dan Rian Agung Saputro.
  • Tim Uber Indonesia : Maria Febe Kusumastuti, Adriyanti Firdasari, Linda Wenifanetri, Bellaetrix Manuputty, Greysia Polii, Meiliana Jauhari, Anneke Feinya Agustine, Nitya Krishinda Maheswari, Suci Rizki Andini dan Della Destiara Haris.

Lilyana Natsir tidak masuk dalam susunan Tim Uber Indonesia. Butet akan difokuskan untuk persiapan 2 turnamen puncak bagi pebulutangkis Indonesia di tahun ini, Indonesia Open 2012 dan Olimpiade 2012. Di Indonesia Open, Indonesia sudah 3 tahun tanpa gelar sedangkan di Olimpiade, Butet akan mencoba membalas kekalahannya di Beijing empat tahun lalu.

Itulah beberapa informasi bulutangkis dunia…

salam duaribuan…

Iklan