Bulutangkis Olahraga Prestasi

salam duaribuan…

Kritikan pedas dilontarkan Peraih Emas Olimpiade 2004, Taufik Hidayat jelang gelaran Axiata Cup yang bakal digelar Jumat sore hingga malam di Tennis Indoor Senayan. Taufik menyebut bulutangkis sebagai olahraga prestasi, sedangkan sepakbola dicibirnya.

Bukti iri hati seorang Taufik dilontarkannya dengan mengucapkan, “Sepakbola memang Olahraga Masyarakat, tapi bulutangkis Olahraga prestasi.” Taufik menambahkan, Kontroversi di Sepakbola selalu menjadi headline melebihi Pilpres, sedangkan kemenangan di Bulutangkis yang kemarin membawa All England pun bahkan diberitakan pun sudah alhamdulilah.

Menurut Taufik, pemerintah dan KONI/KOI terlalu mementingkan kisruh sepakbola dibanding persiapan menuju London, padahal bulutangkis yang menjadi andalan emas membutuhkan dana untuk persiapan, sedangkan dana dari pemerintah hanya digunakan untuk membuat kegiatan kongres-kongres yang tak menghasilkan.

Layaknya Amerika Serikat, Basket semakin diandalkan di Olimpiade menjadi perhatian masyarakat Amerika dan dunia, sedangkan Indonesia yang notabene kekuatan bulutangkis, yang diperhatikan malahan bola.

Kisah Hidup Greysia Polii

Diusia 2 tahun, kehidupan Greys harus dilalui dengan kesedihan. Sang Ayahanda harus meninggal dunia. Dengan modal dari Manado, ia merantau dengan kapal laut ke Jakarta mengikuti Seleknas. Putri Bungsu dari 3 saudara ini akhirnya bisa sukses sebagai atlet.

Kesedihan dirasakan oleh Sang Mama ketika ia harus wara-wiri mencari kontrakan. Kisah sedih Polii berlanjut ketika ia mengikuti turnamen Sirnas. Dengan satu tiket bus, Greys duduk di kursi sedangkan sang Bunda tidur di lantai bus. Beruntung, kala itu Greys berhasil sampai ke Semifinal dan bisa membeli 2 tiket bus untuk pulang, sehingga sang Mama tak perlu duduk di lantai.

Pada Piala Uber 2008, ia menjadi salah satu bintang populer. Di acara empat mata yang tayang 21 Mei 2008, bertepatan dengan 100 Tahun Kebangkitan Nasional, Greys dan Tim Uber Indonesia yang berhasil menjadi Runner Up diundang. Greys tampil dengan topi andalannya. Bahkan dalam acara itu, Tukul menantang Greysia bermain badminton meski ala kadarnya.

Greysia lahir dari buah cinta Willy Polii dan Evie Pakasi. Mengawali karier dengan Jo Novita, mereka berhasil menjadi Juara Philipine Open 2006, selebihnya dengan berbagai pasangan, seperti Nitya Krishinda Maheswari dan Meiliana Jauhari mentok di Semifinal atau Runner Up. Ayo Bangkit Greysia, Buktikan pada orang tuamu, kamu bisa membanggakan Indonesia.

Selamat Nyepi Nitya Krishinda Maheswari

Pebulutangkis Ganda Putri Nitya Krishinda Maheswari yang belakangan prestasinya menurun Jumat pagi melakukan ritual agamanya, Tahun Baru Saka yang dilakukan dengan Penyepian yang biasa dilakukan oleh umat Hindu.

Nitya yang bersama Anneke meraih emas SEA Games 2011 itu adalah pemeluk agama Hindu meskipun ia tidak berasal dari Bali. Ia lahir di Blitar, 16 Desember 1988. Selamat Nyepi Nitya..

Akhir-akhir ini prestasi pasangan emas SEA Games ini menurun, padahal event-event sebelumnya menunjukkan prestasi yang naik. Dugaan kandasnya percintaan Anneke membuat pasangan ini down sehingga permainan mereka tidak seperti biasanya. Hemh.. Putus Cinta? Bukan Neraka…

Musuh Senayan di Piala Thomas 1967

Herbert Scheele yang meninggal pada 1981 pernah membuat kejutan di Thomas Cup 1967. Kala itu, Konfrontasi dengan Malaysia baru saja usai, namun di partai Final Indonesia harus berhadapan dengan Malaysia. Herbert yang kala itu menjadi Sekjen IBF (1937-1976) dinobatkan menjadi wasit kehormatan pada Final hari itu.

Penonton Istora yang membuat kegaduhan membuat Herbert tidak senang dan berjalan hilir mudik di lapangan untuk memanggil panitia untuk mengatasi penonton. Makin tak terkendalinya Herbert membuat ia marah. Kemarahan itu membuat Herbert dijuluki Musuh Senayan. Herbert sendiri terlihat arogan saat menyuruh ketua PBSI saat itu untuk turun. Tangan yang diletakkan dipinggang sampai lambaian tangan memanggil itu membuat semakin gaduh Istora.

Namun, akhirnya pertandingan ia hentikan dan dipindahkan ke tempat netral. Karena Indonesia menolak, akhirnya Indonesia dinyatakan kalah WO dan Piala Thomas pun terbang ke Kuala Lumpur. Meskipun dijuluki musuh Senayan, pada 1973 ia kembali ke Jakarta memimpin perebutan Piala Thomas, namun kala itu Herbert tidak trauma peristiwa 1967, Senayan dan Indonesia telah memaafkannya.

Australia dan India jadi turnamen sebelum penutupan Poin

Bagi pasangan peraih All England 2012, Tontowi/Liliyana posisi mereka masih tergoyahkan di 4 besar, Pelatih Ganda Campuran pun menginstruksikan mereka untuk mencari poin supaya posisi mereka tidak tergeser. 4 Pemain teratas di Penutupan Ranking XD akan menjadi unggulan 1-4 di Olimpiade. Saat ini ranking Liliyana/Tontowi ada di peringkat 3. Posisi mereka bisa saja tergoyahkan mengingkat mereka hanya unggul tipis atas pasangan denmark Fischer Nielsen/Pedersen.

Mereka pun dijadwalkan mengikuti 2 turnamen dari 3 turnamen sisa sebelum penutupan Olimpiade, turnamen sisa itu adalah Australia Open GPG dan India SS. Di Australia, kepastian mereka masih dipertanyakan, namun di India SS, sebagai juara bertahan, mereka akan tetap mengikuti laga ini.

Penutpan Poin akan dilakukan berdasarkan Ranking per 3 Mei 2012, dari daftar Ranking tanggal itu, bisa dibuat seedingnya. Jika Owi/Butet konsisten di Rank 3, mereka kemungkinan bertemu Xu/Ma yang menjadi Rank 2 di Semifinal.

LYD bicara masalah Olimpiade

Setelah sukses menggondol 1 gelar Superseries di ajang All England 2012 lalu, Korea menghadapi musim semi dengan gelaran Kejuaraan Antarklub. Lee Yong Dae sendiri mengaku beristirahat pasca turnamen itu dan kembali tampil untuk gelaran bulutangkis Nasional antarklub disana (mirip Superliga Badminton Indonesia). Turnamen antarklub itu rencanya digelar di Kota Dangjin.

Setelah gagal mempertahankan gelar di Korea Open 2012 lalu, Lee Yong Dae sekarang berharap untuk kembali meraih emas di Olimpiade London, setelah di edisi 2008 ia berhasil meraihnya bersama Lee Hyo Jung. Ini juga menjadi target Jung Jae Sung mengingat usianya tak tidak muda lagi, membuatnya akan segera meninggalkan arena dan gantung raket.

Lee juga mengungkapkan kegagalan mereka dalam salah satu ajang turnamen superseries termahal. Secara teknis, Lee berpikir tidak berbeda jauh namun Lee mengakui bahwa mereka gagal menjaga nilai dan kurang bisa mengatur permainan.

Hingga kini, Lee berfokus untuk meningkatkan kekuatan fisik untuk bisa mengalahkan tim China pada pertemuan mendatang. Ia merupakan Ganda Nomor 2 Dunia dan memiliki kans memenangkan medali emas pada Olimpiade musim panas kali ini.

Jelang Olimpiade ini juga, sponsor besar VICTOR akan ke Korea untuk membuat rancangan Olympic jersey bagi pebulutangkis Korea yang akan dikirim ke London.

LYD pernah main Tunggal

AoMbEk7CQAALgzq.jpg_small

Pebulutangkis cakep Korea, Lee Yong Dae yang berlaga di kejuaraan Antarklub Korea pernah mengukir nama sebagai pemain Tunggal Putra. Kala itu, ia bermain Junior di turnamen Milo Junior Indonesia Open 2004 di Medan, Sumatra Utara. Selain di Tunggal, LYD juga tampil di 2 nomor lain, yakni Ganda Putra dan Ganda Campuran.

Dari tiga nomor itu dia merebut satu gelar, yaitu di ganda putra. Di ganda campuran, dia menembus final sebelum akhirnya menyerah di tangan ganda Indonesia, M Rijal/Greysia Polii. Di nomor tunggal, Yong Dae menembus semifinal sebelum akhirnya dikalahkan juara Gong Weijie dari China. Saat itu fisiknya tidak kelihatan melorot meskipun harus bermain di tiga nomor sekaligus.

Markis Kido segera dapat titel Baru “Ayah”

Peraih medali emas Olimpiade Beijing, Markis Kido akan segera memiliki titel baru, yakni Ayah. titel itu akan disematnya sekitar sebulan lagi, mengingat kehamilan istrinya memasuki bulan kedelapan.

Putra kedua Alm. Djumharbey Anwar dan Yul Asteria Zakaria ini menikah dengan Richa Sari Pawestri pada 10 Juli 2011. Richa yang sudah 13 tahun memadu kasih dengan Kido, juga berasal dari kalangan bulu tangkis. Dia adalah bekas pemain asal Solo yang bergabung bersama klub Jaya Raya dan pernah mengecap pembinaan di Pelatnas Cipayung. Selain itu, Richa adalah keponakan Joko Supriyanto, juara dunia 1993.

Jelang setahun menikah, Kido akan segera dikaruniai anak dari Richa.  Tanggal pastinya antara turnamen Kejuaraan Asia atau India Open SS, jadi inilah penyebab dua pasangan ini tidak menggenjot poin di dua turnamen itu. pasangan Ini sendiri sudah pesimis masuk Olimpiade. Semoga anaknya lahir selamat. Trus Koh Hendra juga ikut punya anak.

Axiata Cup dimulai

Turnamen Axiata Cup yang merupakan ASEAN Men’s Team Championship digelar untuk kali pertama pada 23-25 Maret untuk babak Grup. Di Turnamen ini, Stadium Badminton Malaysia dan Tennis Indoor Senayan menjadi venue gelaran yang akan dilaksanakan tahunan ini.

Pada Hari Jumat ini, Tim Indonesia yang dibagi menjadi 2 tim, Tim Garuda dan Tim Rajawali akan menghadapi tim berbeda di dua tempat berbeda. Tim Garuda akan menghadapi Vietnam di Tennis Indoor Senayan sedangkan Indonesia Rajawali akan menjajal Thailand di Stadium Badminton KL. Laga Garuda VS Vietnam akan dibuka oleh penampilan Taufik Hidayat VS Nguyen Tien Minh yang disambut meriah oleh masyarakat tanah air, ini merupakan pembuktian bahwa masyarakat membutuhkan hiburan pertandingan adu kok antar pebulutangkis dunia.

Yihan dan kemundurannya

Gelar All England yang diraih pada tahun 2009 dan terulang di edisi 2011. Yihan sepertinya mengalami kemunduran pemainan. Di Final All England lalu, Yihan yang seharusnya bisa menunda kemenangan Li Xuerui lewat rubber set harus kalah straight set.

Di Set pertama, Li selalu mendominasi pertandingan. Yihan kalah selalu dalam bermain reli dan drive yang dilakukan Li. Di set kedua, Yihan yang leading 11-2 lengah dan menganggap Li akan kalah. Namun keadaan berbalik, seakan meremehkan Li, Yihan malah tertekan dan membuat skor tipis 15-14 untuk Yihan.

Jika mental Yihan berhasil kala di Kuarterfinal mengalahkan Tine rubber set, kali ini Li yang bermental baja, tertinggal jauh namun mengejar. Saat kedudukan match poin untuk Li, Yihan terlihat berkaca-kaca. Dan, kalahlah Yihan. Li Xuerui, anak kecil baru kesayangan Li Yongbo..

Polisi telah selidiki kemalingan di Kantor PBSI

Kemalingan yang terjadi di Pelatnas Cipayung beberapa hari yang lalu telah diperiksa oleh Polisi. Kecurigaan ini berawal dari penemuan Sekjen PBSI Yacob Rusdianto yang pada waktu Subuh kala itu mau lari pagi dan ambil sepatu di ruangannya melihat ruangannya berantakan dan ada bercak lumpur seperti kaki orang.

Ketika lampu dinyalakan, laptop dan sejumlah uang di laci itu raib. Petugas yang tak lama kemudian datang memeriksa brankas yang sudah jatuh, kemungkinan terburu-buru, sehingga brankasnya hanya ditinggal. Petugas juga mencurigai maling Pelatnas adalah beberapa orang.

Junior Pelatnas terjun ke Vietnam International Challenge 2012

Pebulutangkis Junior Pelatnas hampir semuanya terjun payung ke turnamen Vietnam International Challenge 2012. PBSI yang akhir-akhir ini menggenjot pebulutangkis untuk bisa masuk ke Olimpiade akhirnya menurunkan para Junior Pelatnas yang diprediksi bisa memberikan torehan Prestasi, pasca kemenangan beruntun Melati Daeva Oktaviyani di Eropa kemarin.

Vietnam IC akan digelar 26 Maret – 1 April 2012 mendatang di Hanoi dan memperebutkan USD 15.000,00. Turnamen kelas IV itu akan menjadi uji coba para pemain Pelatnas baru hasil Seleknas PBSI tahun 2012.

Kerja Keras Atlet China disaat Jeda turnamen

Pebulutangkis China yang sepertinya sudah aman di peringkat atas BWF membuat mereka hanya dikejar latihan fisik untuk melatih stamina. Sabtu mendatang (24 Maret 2012), pebulutangkis Putri China, yakni Zhao Yunlei, Tian Qing, Wang Xiaoli, Pan Pan, Cheng Shu dan Ma Jin akan pergi memanjat gunung. Mungkin bersiap melawan Indonesia ya? Hahah…

Twitter baru Muhammad Ahsan

Bagi para pebulutangkis, Twitter atau jejaring sosial bukan merupakan suatu keharusan. Namun, beberapa hari lalu, Pebulutangkis spesialis Ganda Putra, Muhammad Ahsan membuka account twitter barunya. Account Ahsan adalah @ahsanbad09. Dalam tweet yang dikeluarkannya, ia menyebut bahwa ia masih gaptek masalah twitter, seharusnya sang pacar ngajarin. Kalau Ahsan sudah punya Twitter, kapan Butet?

Itulah beberapa info bulutangkis terlengkap by duaribuan…

salam duaribuan…

Iklan