‘Natsir-Ahmed’ ditunggu Adcock

salam duaribuan…

Pasangan Ganda Campuran andalan Indonesia, Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir ternyata sudah ditunggu oleh lawan dari duo Britania, Chris Adcock/Imogen Bankier. Pernyataan ini keluar dari Adcock lewat twitter miliknya

Lewat account twitternya, Adcock menyatakan tidak sabar menunggu pertandingan melawan All England Champion ini. Yang unik, ia pun menyebut pasangan emas SEA Games ini dengan sebutan ‘Natsir – Ahmed’, padahal namanya Tontowi Ahmad (dialeg English kali ya).

Pasangan Britania yang digadang meneruskan prestasi gemilang Nathan Robertson/Gail Emms di Olimpiade London mendatang ini berhasil sampai ke Semifinal Swiss Open 2012 pasca mengalahkan pasangan Jepang, Kenichi Hayakawa/Misaki Matsumoto dengan straight game 21-9, 21-19.

Sementara, pasangan Indonesia sendiri harus berkeringat-keringat terlebih dulu sebelum melaju ke Semifinal. Mereka kembali berhasil membungkam pasangan Malaysia yang sedang ‘on fire’ Chan Peng Soon/Liu Ying Goh dengan skor tipis 21-19, 18-21, 25-23. Saat game penentuan, sempat terjadi kedudukan sengit 20-18 untuk keunggulan Pasangan Malaysia. Namun, mental pasangan Indonesia ini berhasil membalikkan keadaan dan menang 25-23. Keajaiban atau apa ya?

Peraih Medali Perunggu BWF World Championship 2011 ini akan kembali dipertemukan dengan Adcok/Bankier yang pada edisi World Championship lalu mengalahkan Tontowi/Lilyana. Pada World Championship lalu, Adcock/Bankier menang 21-16, 21-19. Ketika ditanyai peluang melawan Pasangan Britania ini, Lilyana akan berusaha mengurangi kesalahan sendiri dan konsentrasi di lapangan.

Faktor kesalahan yang tidak perlu banyak sekali ditunjukkan pasangan ini. Melawan pasangan Denmark di Round 2, Kristiansen/Damkjaer Kruse, Owi/Natsir harus bermain 3 set. Dan kembali di Kuarterfinal mereka juga harus melawan pasangan Malaysia ini dengan rubber set dengan nyaris kalah di set penentuan.

Pasangan Britania ini sendiri sudah 2 kali berturut-turut mengalahkan duo No. 1, Zhang Nan/Zhao Yunlei di 2 event Superseries Premier pada Round 1. pertama di Korea Open dengan straight set dan yang kedua di All England dengan rubber set. Kekecewaan diperlihatkan Zhao Yunlei saat laga Semifinal All England lalu. Kala itu, ia bersama Tian Qing di WD melawan pasangan Ha Jung Eun/Kim Min Jung. Pada istirahat interval set kedua, melihat ke court sebelah dimana Tontowi/Natsir melawan Chan/Goh [MAS], cara melihatnya itu loh… gimana gitu.. Agak-agak iri mungkin..

Di All England, Adcock/Bankier gagal bertemu dengan pasangan Indonesia karena kandas di Kuarterfinal oleh Chan/Goh. Chan/Goh sendiri berhasil mengatasi perlawanan ganda Britania itu dengan skor 21-16, 15-21, 21-17.

Kebangkitan Alvent/Hendra

Pasangan Ganda Putra Ranking 10 BWF, Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan berhasil mengatasi perlawanan V Shem Goh/Kok Siang Teo dengan skor 21-15, 12-21, 21-12 di Babak Kuarterfinal Swiss Open 2012. Alvent sendiri menambahkan kekalahan di game kedua disebabkan kondisi fisik mereka yang tidak baik pasca mengikuti 3 turnamen beruntun yakni German GP Gold, All England dan Swiss Open ini.

Jalan Alvent/Hendra mulus ke Semifinal karena pasangan Malaysia yang lolos dari babak Kualifikasi ini berhasil melibas Ganda Putra Unggulan 1 Chai Biao/Guo Zhendong dengan skor telak 21-17, 21-18 di Babak Kedua. Di Semifinal nanti, Alvent/Hendra akan menghadapi Unggulan 6, Naoki Kawamae/Shoji Sato. Di 2 pertemuan terakhir, Alvent/Hendra kalah rubber game dari Ganda Jepang ini.

Dilansir dari situs PBSI, Alvent/Hendra optimis namun tetap realistis untuk lolos ke Olimpiade 2012. Alvent/Hendra kini menjadi Ganda yang paling memiliki kesempatan besar mengikuti langkah Muhammad Ahsan/Bona Septano [Rank 6] ke London. Alvent/Hendra kini menduduki Ranking 10 BWF. Agar bisa lolos ke London, Alvent/Hendra harus bisa menduduki Peringkat 8 BWF.

Former World Champion Battle : Chen Jin VS Taufik Hidayat

Melawan Shon Wan Ho dari Korea, Taufik berhasil menang rubber set 21-14, 10-21, 21-19 dalam laga Kuarterfinal yang digelar di St. Jakobshalle di Basel, Swiss. Dengan kemenangan ini, Taufik berhasil melenggang ke Semifinal untuk bertemu kembali dengan Chen Jin yang melibas Daren Liew 21-8, 23-21.

Ini adalah pertemuan kali keenam bagi 2 Mantan Juara Dunia BWF ini.  Chen Jin yang menjadi Juara Dunia 2010 itu memenangkan 3 dari 5 pertemuan dengan Juara Dunia 2005, Taufik Hidayat. Pertemuan terakhir terjadi di Round 2 All England lalu dimana Taufik berhasil menang straight set 21-19, 21-19 atas peraih medali Perunggu Olimpiade Beijing itu.

Taufik sendiri mengakui sedang dalam keadaan ‘on fire’. Selain karena menginginkan kembali ke Top 10, Taufik ingin tetap menjaga kesempatan berlaga di Olimpiade London 2012. Jika berhasil memenangkan duel ini, Taufik diharapkan menggondol gelar pertamanya di tahun 2012 ini. Lawannya di Final adalah pemenang antara duel Lee Hyun Ill VS Chen Long.

Saina tetap jaga peluang

Juara bertahan Swiss Open 2011, Saina Nehwal masih menjaga peluang untuk kembali mempertahankan gelar untuk edisi 2012. Dalam laga Kuarterfinal, Saina berhasil mengalahkan wakil China, Liu Xin dengan straight set 21-12, 21-13.

Di Semifinal, Saina akan melawan wakil Jepang, Mitani Minatsu yang mengalahkan Bae Youn Joo dari Korea di laga Kuarterfinal. Kekalahan Bae Youn Joo ternyata diikuti oleh sang rekan, Sung Ji Hyun yang kalah dari Triple Winner WS Junior Champion, Ratchanok Intanon dari Thailand dengan skor tipis 14-21, 21-14, 20-22.

Sementara, salah satu andalan Eropa, Juliane Schenk gagal mengalahkan Wang Shixian dari China. Schenk kalah 14-21, 10-21. Shixian menjadi wakil satu-satunya China di Semifinal WS Swiss Open ini.

‘Tante’ Jepun digulingkan ‘Gadis’ China

Jepang menurunkan 3 Ganda Putri terkuat mereka yang menduduki Ranking 4-6, yakni Mizuki/Kakiwa, Mami/Shizuka, Miyuki/Suetsuna. Ketiga WD Jepang ini sebenarnya menjadi unggulan dalam turnamen Swiss Open ini, namun ternyata mereka gugur di babak awal gelaran Bulutangkis terbesar di Swiss ini.

Serupa dengan All England, Trio Senior Jepun ini ternyata kandas di babak awal. Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna terlebih dulu kalah di Round 1 oleh pasangan Thailand Duanganong/Kunchala dengan straight set 20-22, 16-21.

Di Kuarterfinal kemarin, dua Ganda Senior lainnya, Mizuki Fujii/Reikka Kakiiwa dan Mami Naito/Shizuka Matsuo kalah dari pasangan muda China. Mizuki/Reikka yang diunggulkan di tempat kedua kalah 15-21, 14-21 dari Jawara China Masters 2011, Huan Xia/Tang Jinhua [CHN]. Sedangkan Mami Naito/Shizuka Matsuo yang diunggulkan di tempat ketiga kalah rubber set dari Unggulan 6 Bao Yixin/Zhong Qianxin [CHN] 21-19, 19-21, 17-21.

Si ‘Harry Potter’ kalah

Di Mixed Double, Si Harry Potter dunia Bulutangkis, Chen Hung Ling dari Taipei yang berpasangan dengan Cheng Wen Hsing harus angkat koper dari Basel pasca dikalahkan oleh pasangan China, He Hanbin/Bao Yixin dalam duel sengit 1 jam 3 menit.

Duo Taipei kalah 18-21, 21-18, 18-21 dari Pasangan China. Padahal, Chen Hung Ling/Cheng Wen Hsing ini adalah unggulan kedua dalam turnamen yang berkelas Grand Prix Gold ini. He Hanbin/Bao Yixin yang lolos ke Semifinal akan menghadapi pemenang Duel All Thailand Quarterfinal, Sudket Prapakamol/Saralee Thongthoungkam yang menang 21-13, 21-9 atas Maneepong Jongjit/Savitree Amitapai.

Harry Potter nya dunia bulutangkis ini performanya di beberapa turnamen memang menurun. Sang pasangan pun, Cheng Wen Hsing yang berpasangan dengan Chen Yu Chien di WD juga harus angkat koper. Dengan hasil ini, hanya Fang Chiech Min/Lee Sheng Mu yang menjadi satu-satunya wakil Taipei yang tersisa di Swiss Open 2012.

Itulah beberapa kabar terkini mengenai gelaran Swiss Open 2012….

salam duaribuan…

Iklan