Juara Bertahan Olimpiade terancam tak lolos ke London

salam duaribuan…

Juara Bertahan Olimpiade 2008, Markis Kido/Hendra Setiawan yang masih tetap berpasangan terancam tak lolos kualifikasi ke London. Kesempatan mereka semakin kecil ketika mereka terlempar dari 10 besar Ranking BWF.

Markis Kido/Hendra Setiawan yang pada edisi 2008 lalu berhasil menggondol emas sekaligus meneruskan tradisi emas Olimpiade, terancam tak mendapatkan kursi di London. Pasalnya, mereka tergusur dari Top 10 Ranking BWF yang dirilis pada 15 Maret 2012.

Berdasarkan Ranking BWF dengan rilis terbaru, Markis/Hendra berada di Ranking 12 BWF tergusur oleh pasangan Fang Chiech Min/Lee Sheng Mu dari Taipei.

Markis/Hendra yang menulis penuturan mereka di situs resmi BWF jelang Kejuaraan Dunia 2010 di Paris, Markis mengatakan bahwa pasangan ini akan berlanjut ke Olimpiade 2012.

Pada kenyataannya, Markis/Hendra yang kini berada di luar Pelatnas harus terlempar dari Top 10 dan kesempatan ke Wembley kecil, karena Setiap negara boleh mengirimkan 2 wakil (karena sudah ada Muhammad Ahsan/Bona Septano yang naik ke Ranking 6) jika memiliki 2 tandem di 8 besar Ranking BWF per awal Mei.

Ini pula yang dikhawatirkan oleh semua pihak. Padahal PBSI pun mengharapkan agar pasangan ini bisa mendampingi Ahsan/Bona ke Wembley Arena.

Markis/Hendra adalah satu-satunya peraih emas di sektor Ganda yang masih berpasangan hingga ini. Pasangan Emas WD, Du Jing/Yu Yang harus dipisah karena Du Jing pensiun, hal serupa dialami Pasangan Emas XD, Lee Hyo Jung/Lee Yong Dae karena Lee Hyo Jung pensiun.

Untuk edisi 2012 ini, Yu Yang dipasangkan dengan Wang Xiaoli di WD dan kini menduduki Ranking 1 BWF. Sementara Lee Yong Dae kembali tampil di 2 nomor, di MD ia berpasangan dengan Jung Jae Sung (sama seperti edisi 2008) sedangkan di XD ia berpasangan dengan Ha Jung Eun yang kini berada di Ranking 7 BWF.

Taufik Hidayat duduk manis di Ranking 12

Peringkat dunia Jawara Olimpiade 2004, Taufik Hidayat tak berubah-ubah meskipun ia berhasil sampai ke Kuarterfinal All England 2012 mengalahkan Chen Jin. Hal serupa juga dialami oleh Tommy Sugiarto dan Simon Santoso. Jika pada pekan lalu kedua Tunggal ini berhasil naik peringkat, kali ini ia Tommy stabil di posisi 16 BWF sedangkan Simon masih bertengger di posisi 9.

Simon sendiri mentargetkan dapat masuk ke Top 5. Memang Persaingan di papan tengah sangat terlihat dimana poin yang dimiliki ternyata tak jauh berbeda. Simon mungkin bisa menjegal Semifinalis Olimpiade Beijing, Lee Hyun Ill untuk merangsek ke Ranking 7 karena sebenarnya poin yang didapat mereka tak jauh berbeda.

Peningkatan tajam dialami Tandem muda, Dionysius Hayom Rumbaka yang memukau di All England. Hayom sampai ke Kuarterfinal mengalahkan Du Pengyu dan Sho Sasaki. Hayom berhasil naik 4 peringkat ke Ranking 24 BWF setelah pernah terlempar dari 30 besar.

Dari luar negeri, untuk kali pertama, wakil Vietnem Nguyen Tien Minh terlempar dari Top 10 BWF Ranking. Pemain yang pernah bersinar saat dilatih oleh Pelatih Indonesia ini akhirnya tergeser oleh Du Pengyu yang naik ke Ranking 10.

Sebaliknya, tandem ketiga Malaysia, Daren Liew yang pada All England 2012 berhasil sampai ke Kuarterfinal mendaki tajam 6 peringkat ke posisi 37. padahal, di All England ia memulai lewat babak Kualifikasi.

Ratchanok Intanon hanya betah seminggu di Top 10

Tunggal Putri Thailand, Ratchanok Intanon ternyata hanya betah seminggu di deretan Top 10 BWF Ranking. Pada rilis terbaru BWF, Ratchanok akhirnya turun ke posisi 11 BWF digeser oleh Sung Ji Hyun.

Sementara Tunggal Putri Indonesia juga mengalami kenaikkan Ranking. Adrianti Firdasari naik 2 peringkat ke posisi 32 BWF Ranking. Sementara posisinya digantikan oleh sang rekan Maria Febe Kusumastuti yang mendaki tajam 7 peringkat ke posisi 34 BWF pasca lolosnya ia ke Round 2 All England lalu.

Sementara Lindaweni Fanetri hanya naik satu peringkat ke posisi 37 BWF. Punggawa muda Pelatnas, Aprilia Yuswandari juga naik ke posisi 43 BWF. Satu wakil Tunggal Putri mungkin akan lolos kualifikasi ke Wembley Arena, yakni Adrianti Firdasari. Pada edisi 2008 lalu, Maria Kristin Yulianti lolos ke Beijing dalam Ranking 21 BWF.

Penurunan Grafik KKK/TBH

Ganda Putra asal Malaysia, Koo Kean Keat/Tan Boon Heong turun 2 peringkat ke posisi 8 BWF Ranking yang dirilis kamis lalu. Ganda terbaik Malaysia ini digeser oleh pasangan Muhammad Ahsan/Bona Septano [Rank 6] dan Noriyasu Hirata/Hirokatsu Hashimoto [Rank 7]. Pada All England, unggulan 6 ini harus kandas di Round 2 pasca dikalahkan Wei Hong/Shen Ye (Jawara German GPG 2012) yang diwarnai drama kartu merah oleh Wasit lapangan.

Ahsan/Bona sendiri kembali naik peringkat ke posisi 6 setelah beberapa waktu lalu sempat turun peringkat. Sementara Alvent Yulianto/Hendra Aprida yang perfomanya menurun pada edisi All England masih duduk manis di posisi 10 BWF. Sedangkan Pasangan Olimpiade Markis/Hendra gagal mempertahankan Rankingnya sehingga terlempar ke posisi 12 BWF.

Peningkatan tajam diperlihatkan Fang Chiech Min/Lee Sheng Mu dari Taipei yang menjuarai Malaysia SS 2012 serta bisa sampai ke Kuarterfinal All England 2012. Fang/Lee naik 3 peringkat ke posisi 9 BWF.

Huan Xia/Tang Jinhua makin tajam mendaki

Ganda muda China, Huan Xia/Tang Jinhua berhasil naik 9 peringkat ke posisi 20 BWF Ranking. Pasangan yang belum setahun dipasangkan ini merupakan contoh keberhasilan taktik sekaligus skill dari China.

Keberhasilan taktik, karena jalan kedua pasangan ini mulus ketika berhadapan dengan pebulutangkis China senior yang mungkin diminta ‘mengalah’. Pasangan ini ketika baru dipasangkan berhasil menyabet gelar China Masters 2011 lalu. Disusul keberhasilan di event Superseries Premier China Open dan Semifinal All England 2012 lalu.

Kenaikkan peringkat juga dialami oleh pasangan pebulutangkis Greysia Polii/Meiliana Jauhari yang naik 1 tingkat ke posisi 9 BWF. Sementara itu, turun 2 peringkat, ganda Taipei Cheng Wen Hsing/Chen Yu Chien ke posisi 10. Sementara, geser menggeser di Top 10 juga terjadi antara duo Jepang. Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna menggeser Mami Naito/Shizuka Matsuo. Dengan pergeseran ini, pasangan Jepang Maeda/Suetsuna dapat terkualifikasi ke London.

Selain Maeda/Suetsuna, juga Jung Kyung Eun/Kim Ha Na, pasangan Muda Korea yang berhasil terkualifikasi ke London setelah sampai di 8 besar. Pasangan ini menyusul Ha Jung Eun/Kim Min Jung dari Korea yang menduduki Ranking 3 BWF.

Sementara 2 ganda Indonesia lain, Vita Marissa/Nadya Melati dan Anneke Feinya Agustin/Nitya Krishinda Maheswari tak beranjak dari posisi masing-masing. Vita/Nadya masih di posisi 13 sedangkan Anneke/Nitya stabil di posisi 15. Kedua pasangan ini sepertinya tertekan ketika di beberapa turnamen hanya sampai di babak-babak awal.

Rijal/Debby naik tajam

Pasangan Ganda Campuran Indonesia, Muhammad Rijal/Debby Susanto dari Indonesia berhasil naik 4 peringkat ke posisi 12 BWF. Kesempatan ke Wembley Arena semakin besar menyusul pasangan peraih All England 2012, Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir.

Sementara itu, Tontowi/Lilyana yang masih stabil di Posisi 4 semakin mendekati poin Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen. Kedua pasangan ini hanya terpaut 600 poin. Dengan lolosnya Tontowi/Lilyana ke Kuarterfinal Swiss ini, mereka bisa menggusur pasangan Denmark ke Ranking 3.

Ketika ditanyai mengenai Olimpiade 2012, Lilyana Natsir mengungkapkan bahwa targetnya selain emas akan lolos ke Wembley sebagai Ranking 1, sama seperti edisi 2008 dimana ia bersama Nova Widianto lolos ke Beijing sebagai unggulan 1.

Poin yang didapat Tontowi/Natsir jauh meninggalkan Chen Hung Ling/Cheng Wen Hsing dari Taipei yang menduduki Ranking 5. Tontowi/Natsir yang berada di Ranking 4 terpaut 10.000 poin. Ini membuat Owi/Butet masih aman di Top 4.

Di Superseries Standing pasca All England 2012, Tontowi/Natsir naik 2 peringkat ke Ranking 2 BWF. Sedangkan Xu Chen/Ma Jin masih bertengger di Ranking 1. Chris Adcok/Bankier mampu menembus Top 10 BWF Superseries Standing. Kita lihat performa mereka nanti

Sementara itu, asa Rijal/Debby untuk kembali menaikkan Rankingnya terhalang oleh He Hanbin/Bao Yixin yang mengalahkan Rijal/Debby di Round 2 XD Swiss Open 2012 kemarin. Mereka kalah straight set oleh pasangan China yang menduduki Ranking 23 BWF itu. Di Round 1, Rijal/Debby mengalahkan pasangan Jerman, Michael Fuchs/Birgit Michels yang di Ranking BWF turun 7 peringkat ke posisi 18 BWF.

Peningkatan juga terlihat dari Ganda Britania Raya, Christ Adcock/Imogen Bankier yang naik 3 peringkat ke posisi 3 BWF. Mengungguli Nathan Robertson/Jenny wallwork, Adcok/Bankier terkualifikasi ke Wembley Arena. Nathan/Jenny sendiri mungkin bisa lolos ke London karena sebagai tuan rumah, Britania Raya mendapatkan jatah tambahan di beberapa nomor.

Itulah beberapa info mengenai Perbulutangkisan Indonesia akhir ini…

salam duaribuan…

Iklan