Kilas Perjuangan Tim Bulutangkis Asia di Macau

salam duaribuan…

Setelah melaksanakan perjuangan panjang selama satu minggu full, Tim Thomas & Uber Indonesia telah mendapatkan tiket resmi ke Putaran Final di Wuhan, China pada 20-27 Mei 2012 mendatang. duaribuan akan mencoba mengungkapkan beberapa hal menarik seputar pergelaran Preliminary Asia Thomas & Uber Cup 2012…

Sebelum kita lihat perjuangan tim-tim Asia lain, kita lebih dulu ulas tim kesayangan kita, TimNas Bulutangkis Indonesia. Ini ulasan mengenai tim Indonesia.

Perjalanan Tim Thomas Indonesia mendapatkan Tiket Wuhan

  • Grup B : Indonesia VS Macau : 5-0
  • Grup B : Indonesia VS Singapore : 5-0
  • Grup B : Indonesia VS India : 3-2
  • Kuarterfinal : Indonesia VS Korea Selatan : 3-2
  • Semifinal : Indonesia VS China : 0-3
  • 3th Place Playoff : Indonesia VS Malaysia : 3-2

Dengan hasil itu, Tim Thomas mendapatkan satu tiket ke Wuhan sebagai 3th Place Asia Zone.

Perjalanan Tim Uber Indonesia mendapatkan Tiket Wuhan

  • Grup B :Indonesia VS Srilanka : 5-0
  • Grup B : Indonesia VS Kazakstan : 5-0
  • Grup B : Indonesia VS Thailand : 2-3
  • Kuarterfinal : Indonesia VS China : 0-3
  • Playoff 5th-8th : Indonesia VS Singapura : 5-0
  • Playoff 5th-8th : Indonesia VS Malaysia : 5-0
  • Playoff 5th-8th : Indonesia VS Hongkong : 4-1

Dengan hasil itu, Tim Uber Indonesia memiliki peringkat kelima, ketika diadu rankingnya dengan Rusia/Belanda yang sedang memperebutkan tempat ketiga, Indonesia lebih unggul, jadi Tim Indonesia lolos lewat Playoff Interkontinental.

Hitam diatas Putih Tim Thomas Indonesia

Perjalanan tim Thomas Indonesia tak selamanya mulus, ada hal-hal ganjil yang terjadi selama pergelaran Thomas dan Uber di Macau ini. berikut beberapa fakta yang duaribuan dapatkan dari berbagai sumber.

  • Simon Santoso mengalami cedera engkel dan memutuskan retired saat menghadapi Daren Liew pada partai penentuan tempat ketiga.
  • Hayom menang mudah atas Spesialis Ganda malaysia, Koo Kean Keat yang dipaksa bermain tunggal saat melawan Indonesia di partai penentuan tempat ketiga. Hayom menang 21-8, 21-9.
  • Performa Hendra Aprida Gunawan tidak baik dalam pergelaran Thomas & Uber di Macau ini. Hendra yang biasa berpasangan dengan Alvent kalah dari Sanave Thomas/Rupesh Kumar dan Shem Goh/Hoow Tien. Permainan mereka mudah dibaca lain, sehingga permainan duo nonpelatnas ini sering didikte lawan.
  • Tercatat, Thomas Indonesia hanya sekali kalah yakni saat menghadapi Unggulan 1 China di Semifinal.

Hitam diatas Putih Tim Uber Indonesia

duaribuan mencacatkan beberapa hal yang menjadi catatan buruk Tim Piala Uber Indonesia di Macau. Berikut hal-hal menarik maupun hal-hal buruk seputar Uber Indonesia.

  • Adriyanti Firdasari menjadi motor besar penggerak kemenangan Indonesia. Firdasari hanya kalah sekali selama bertanding, yakni saat melawan Jiang Yanjiao. Selebihnya Firdasari menang, diantaranya dengan Ratchanok Intanon, Lydia Li Ya Cheach dan Gu Juan.
  • Kesalahan formula Ganda Putri saat menghadapi Thailand adalah kesalahan paling besar yang menyebabkan Indonesia harus jadi Runner Up Grup Y. saat itu Meiliana Jauhari yang biasanya dipasangkan dengan Greysia Polii malah dipasangkan dengan Lilyana Natsir.
  • Tim Uber Indonesia terhitung full bermain 7 hari dalam pergelaran Thomas & Uber di Macau ini, dari 13 Februari sampai 19 Februari, sedangkan Shendy Puspa Irawati hanya dimainkan saat laga perlawanan Indonesia VS kazakstan, selebihnya Shendy tak bermain.
  • Indonesia masuk ke Putaran Final sebagai Playoff Interkontinental karena adu ranking Indonesia dengan 4th Place Zona Eropa dimenangkan Indonesia.
  • Greysia/Meiliana tersihir demam Magis Beregu Indonesia sehingga bisa mengalahkan duo Malaysia Vivian Kah Mun Hoo/Khe Wei Woon setelah di 2 pertemuan sebelumnya kalah rubber.
  • Maria Febe Kusumastuti yang biasanya bermain tidak konsisten, kali ini bermain cukup ampuh. Febe yang tidak diturunkan saat melawan Thailand (karena mungkin dianggap tidak konsisten) akhirnya bermain menang melawan Fu Mingtian pada penyisihan Grup Playoff. Fu Mingtian adalah Jawara WS SEA Games 2011 lalu.

MNCTV siarkan lengkap hanya partai pertama baik Final Qualification Thomas dan Uber [18-19 Feb]

Televisi broadcaster media Thomas & Uber Cup 2012 menyiarkan laga Thomas & Uber memang secara lengkap, namun lewat Televisi Kabel MNC Sport 2 di Indovision, sementara MNCTV hanya menyiarkan total lengkap 2 partai tunggal. MNCTV menyiarkan laga pada 18 dan 19 Februari 2012.

Pada 18 Februari, MNCTV menyiarkan pada pukul 17.30 WIB pasca penyiaran IPL 2011-12. Penyiaran itu dihentikan pada pukul 19.00 WIB. Selama satu setengah jam itu, MNCTV menyiarkan laga antara Sayaka Sato VS Li Xuerui yang berakhir dengan kemenangan Xuerui. Partai selanjutnya antara Tian Qing/Zhao Yunlei VS Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa ditayangkan namun hanya sampai interval set pertama.

Di Hari kedua, 19 Februari ada Final Kualifikasi Piala Thomas, Tim Jepang kembali bertemu China. Kali ini yang disiarkan juga partai pertama, antara Sho Sasaki VS Chen Long. Chen Long menang straight set atas Sasaki. Partai kedua antara Chai Biao/guo Zhendong VS Naoki Kawamae/Soji Sato yang juga ditayangkan satu set saja. But, lewat live streaming kita bisa melihat secara lengkap dan langsung pergelaran ini.

Setelah tahu beberapa partai itu, kini duaribuan membawa anda melihat perjuangan Tim Bulutangkis negara-negara Asia, fakta menarik seputar pergelarannya serta cacatan-catatan buat para pemainnya.

List Tim Asia ke Wuhan

7 hari pergelaran Thomas-Uber Asia (Asian Team Championship), hasilnya adalah 8 tim terbaik ditentukan peringkatnya. Berikut adalah peringkat akhir Asian team Championship.

Thomas Asia Final Standing :

  1. China
  2. Jepang
  3. Indonesia
  4. Malaysia
  5. Korea
  6. Taipei
  7. India
  8. Thailand

Uber Asia Final Standing:

  1. Jepang
  2. China
  3. Thailand
  4. Taipei
  5. Indonesia
  6. Singapore
  7. Hongkong
  8. Malaysia

Dari list itu, Tim Thomas yang melaju ke Wuhan adalah China, Jepang, Indonesia, Malaysia dan Korea sebagai pemenuh wakil Asia sedangkan Tim Taipei kemungkinan besar lolos sebagai Playoff Interkontinental dengan Zona Eropa.

Sementara Tim Uber yang melaju ke Wuhan adalah Jepang, China, Thailand, Taipei yang memenuhi kuota 4 tim Asia sedangkan Indonesia melaju sebagai pemenang adu ranking Playoff Interkontintal dengan zona Eropa.

Thailand tak bawa pasangan ke Wuhan

Tim Uber Thailand harus melaju sendiri ke Wuhan karena Thomas Thailand menjadi peraih Ranking 8 di final Standing Asian Mens Team Championship. Tim Uber Thailand akan punya musuh di Wuhan, yakni Uber Indonesia yang kemarin dikalahkan 2-3 pada laga penyisihan Grup. Dendam itu sepertinya akan terpenuhi jika Indonesia berhasil melibas Thailand jika bertemu.

Strategi yang mematikan dihadiahkan Tim Uber Thailand saat bertemu Indonesia di Penyisihan Grup Rabu lalu. Strategi dengan memainkan satu orang di dua nomor ini kemudian ditiru oleh Korea Selatan yang berhasil menjadi 5th Place.

Tim Uber India tak mampu tunjukkan taji

India yang mulai bangkit karena Saina Nehwal harus puas tak mendapatkan Ranking karena terhenti di putaran grup. Saina sendiri mengaku sakit sebelum berangkat menuju Macau. Meskipun punya Shindu PV dan duel andalan Jwala Gutta/Aswini Ponnappa, Tim India harus puas tak kebagian tempat di Wuhan.

Thomas Korea diunggulkan namun tak ada di 4 Besar

Tim Thomas Korea yang dimotori Lee Hyun Ill kembali menunjukkan gelagatnya, namun kekalahan dari Malaysia di Penyisihan Grup membuat tim ini bertemu Indonesia di Kuarterfinal. Indonesia yang menang lolos ke Wuhan sedangkan Korea harus berjuang menempati 5th Place juga mendampingi Tim Ubernya yang berstatus Juara Bertahan. Tim Thomas Korea adalah unggulan 2 dalam turnamen bergengsi ini. Namun Tim Thomas Korea hanya mampu menjadi runner up Grup D sehingga harus melawan Indonesia yang berstatus Juara Grup B.

Thomas Korea juga bermain full 7 hari. Perjuangan ini tak sia-sia karena LYD dkk berhasil melaju ke Wuhan dengan status wakil Asia peringkat 5.

Koo Kien Keat jadi MS lagi

Koo Kien Keat punya kenangan di Thomas Asia 2012 ini. ia tampil sebagai MS 3 pada laga Penentuan tempat ketiga di Macau. Ia dikalahkan Juara Indonesia Open GPG 2011 lalu, Dionysius Hayom Rumbaka dengan skor telak 8-21, 9-21. Kisah-kisah unik dan menarik mewarnai laga ini, terutama tingkah ofisial dan kawannya sesama Atlet di bangku penonton. Terutama pasangannya di MD, Tan Boon Heong yang tertawa bahagia melihat sang pasangan jadi bulan-bulanan Hayom.

Tien Minh unggul sebagai Individu

Pemain Tunggal andalan Vietnam, Nguyen Tien Minh membuat kejutan dengan mengalahkan Chen Long dalam laga penyisihan Grup A Piala Thomas Asia 2012. Tien Minh menang atas Tunggal Nomor 3 Dunia itu dalam straight game. Meskipun menang, vietnam tak mampu melewati babak Grup dan harus puas pulang. Tien Minh menang 21-15, 21-12.

Thomas Korea kembali tampil dengan LYD

Setelah di Thomas Cup 2010 lalu LYD harus puas tidak bermain karena terkendala cedera, kali ini dia kembali membela timnya. ia dipasangkan dengan Shin Baek Cheol, Hong Ji Hoon dan Ko Sung Hyun. Dari beberapa kali bermain bersama, LYD sering dipasangkan dengan SBC namun banyak kalah oleh pemain-pemain ganda reguler. Pasangan reguler LYD, JJS tidak diturunkan dalam pergelaran ini. Karena tampil dengan skuad tidak penuh, LYD dkk harus kalah dari Tim Indonesia meskipun berhasil lolos sebagai 5th Place zona Asia.

Itulah beberapa kilasan perjuangan Tim Bulutangkis Asia di Macau pada 13-19 Februari.. semoga ada harapan di Wuhan nanti… Bagi Indonesia….

salam duaribuan…

Iklan