Memori Shenzen 2011

salam duaribuan…

Di Shenzen, 2011 lalu, Indonesia berhasil mencatatkan hasil terbaik untuk event Beregu, dimana Indonesia bisa mengalahkan Tim Muda China. Sebuah rekor yang jarang bisa dilaksanakan oleh Tim-tim Bulutangkis Beregu Senior yang sering kandas di tangan China.

Dari Shenzen, China digelar ajang Universiade 2011. Tim-tim China ternyata tidak memuaskan dibanding seniornya. China hanya mengumpulkan 2 perak di sektor Bulutangkis Universiade 2011, sedangkan Indonesia menorehkan 1 emas dan 2 perunggu.

Tim bulu tangkis Indonesia merebut medali emas ajang Universiade 2011 di Shenzhen dengan mengalahkan tuan rumah China, pada hari Kamis, 18 Agustus, sehari pasca Hari Kemerdekaan Indonesia. Dalam pertandingan final dengan sistem beregu campuran seperti di Piala Sudirman, regu Indonesia  berhasil menang 3-1 atas favorit China. Kemenangan Indonesia dipastikan setelah di partai keempat, ganda putera Rian Agung saputra/Angga Pratama menang atas ganda China, Li Tian/Tao Xun 21-16 21-16.

Sebelumnya Indonesia unggul 2-1 setelah  tunggal puteri Bellaetrix Manuputty bermain marathon untuk mengalahkan Shi Xiao Chian dengan rubber game 21-19 19-21 23-21. Bella menang dalam waktu 1 jam 18 menit.

Angka Indonesia lainnya diperoleh di partai pertama saat ganda campuran Ricky Widianto/Shendy Puspa Irawati berhasil mengalahkan Li Tian/Chen Ni  10-21 21-13 21-19. China merebut satu-satunya angka setelah di tunggal putera Wen Kai mengalahkan Senatria Agus Setia Putra 21-14 21-7.

Ini menunjukan bahwa Bulutangkis Muda Indonesia tak kalah dibandingkan negara lain. Tim-tim seperti Jerman dan taipei juga mulai menunjukkan kans besar dan merontokkan dominasi China. Dari Bulutangkis, 2 emas diraih Korea, 2 emas oleh Thailand, 1 emas oleh Taipei dan 1 emas Indonesia.

Di masa depan, mungkin para pemain muda Indonesia itu bisa menjadi pegangan Indonesia untuk masa 5 sampai 10 tahun mendatang. Mungkin mereka lah para tumpuan di Olimpiade 2016 di Rio. Itulah sebuah memori kilas balik dimana Indonesia bisa mengalahkan China.

salam duaribuan…

Iklan