Simfoni Memori Juni 2011 : Semarak Indonesia Open 2011

salam duaribuan…

Bulan Juni 2011, pergelaran akbar Indonesia Open kembali digelar. Indonesia patut bangga karena Indonesia Open disejajarkan dengan event Superseries Premier layaknya Korea Open maupun All England. Sungguh prestisius.

File:Istora indonesiaopen.jpg

Event ini digelar 21-26 Juni 2011 di Istora Senayan Jakarta. Total hadiah yang dipersembahkan juga naik seiring naiknya level SS ke SSP di tahun ini. Indonesia Open mempersembahkan total USD600,000 yang menjadi nilai hadiah terbesar kedua pasca Korea SSP dengan USD1,2 juta.

Indonesia mengirimkan puluhan atlet ke Jakarta, selain untuk menaikkan Rank, juga hadiah yang prestius. Nama-nama andalan Indonesia seperti Ahsan/Bona, Markis/Hendra, Simon santoso, Taufik Hidayat, Adriyanti Firdasari, Meiliana Jauhari/Greysia Polii sampai peraih 2 titel Superseries 2011, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

File:Dio wallfame.jpg

Di Partai Final, Indonesia hanya mampu mengirimkan Vita Marissa/Nadya Melati dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Mereka berdua pun hanya bisa menduduki posisi kedua. Sementara itu, Lee Chong Wei berhasil menjadikan hattrick setelah di tahun 2009 dan 2010 juga memenangkan event ini. Saina Nehwal gagal melakukan hattrick setelah dikalahkan Wang Yihan dari China.

China meraih 4 gelar sedangkan Malaysia 1 gelar. Sebagai tuan rumah, Indonesia tidak bisa mempersembahkan gelar satu pun.

File:Dio jumbotron.jpg

Pada laga final itu, Lee Chong Wei bertemu Peter Gade. Lee Chong wei menang mudah 21-11, 21-7. Partai Ganda Putri Saina Nehwal melawan Wang Yihan. Yihan memenangkan partai ini dengan 12-21, 23-21, 21-14.

Laga Men’s Double digelar All Chinese Final antara Cai Yun/Fu Haifeng melawan Chai Biao/Guo Zhendong. Cai/Fu menang 21-13, 21-12.

Laga Women’s Double antara Wang Xiaoli/Yu Yang mengalahkan Vita Marissa/Nadya Melati dengan 21-12, 21-10. Laga akhir, Mixed Double, Zhang Nan/Zhao Yunlei mengalahkan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dengan 20-22, 21-14, 21-9.

Meskipun tak bergelar, Istora sangat meriah kali ini. Istora disulap menjadi Planet Badminton yang penuh dengan stand baju, raket sampai marchandise khas bulutangkis. Tak sehari pun kursi Istora tak penuh. Riuh penonton pun bergemuruh kala Final. Meskipun Indonesia tak bergelar, tahun depan masih ada event berstatus SSP lagi sebelum digelar Olympic 2012. Ini mungkin bisa menjadi pembuktian, siapa yang bakal meraih emas Olympic.

salam duaribuan…

Iklan