Jika Aku Menjadi Trans TV, acara Inspiratif di Jam Prime Time

salam duaribuan…

Jika Aku Menjadi adalah salah satu tontonan keluarga paling fenomenal di tahun ini. Seperti progam Trans lain yang diawali dengan keboringan. Beberapa waktu ini acara Trans ini naik ratingnya bahkan sempat ada di Top 10 acara disaat TV lain menayangkan Sinema gak jelas.

Saat ini Jika Aku Menjadi tayang setiap Senin – Jumat pukul 18.30 dan Sabtu-Minggu pukul 17.30. Ditengah acara yang stripping ini, kru ditambah dan yang pasti honor naik karena bertaburnya iklan di acara selepas Maghrib itu.

Settingnya realita walaupun pasti dibuat sedemikian supaya lebih layak tayang. Tapi, tayangan ini saya nilai paling inspiratif karena Informasi dalam Jika Aku Menjadi ditujukan untuk memberi pemahaman, empati atau simpati pada masyarakat bawah. Tidak dengan cara karitas atau membagi-bagi uang/barang/renovasi rumah (seperti program di stasiun-stasiun TV lain), tetapi dengan menampilkan keseharian mereka di rumah, di lingkungan sekitar, di tempat kerja, dan sebagainya.

Orang-orang yang tampil juga tidak selalu artis, tapi lebih ke orang-orang usia produktif yang relatif mampu untuk uang, ditantang untuk ikut dalam acara ini.

Terkadang, kata-kata “Bapak…”, “Ibu…” itu menjadi suatu syarat dalam acara ini. Terkadang saya ketawa, pasti ada kata itu. Tapi, pada akhirnya, si artis sesaat yang biasanya mahasiswa itu benar-benar gitu. Cowok pun kadang berkaca-kaca matanya.

Sebenarnya, kalo gue sempet, gue juga mau sih.. But, kayaknya belum ada media buat bisa entry di Jika Aku Menjadi. Semoga info dari Trans jelas. Soalnya biasanya disuruh ke Trans TV. Jauh banget kan kesana.

Ada satu lagi. Soundtrack alias Backsound dari Program realitas ini sangat menawan. Oleh Melly Goeslaw, lagu ‘Jika Aku Menjadi’ menjadi sangat menyentuh. Anda bisa mendownload di bagian kanan artikel, tepatnya di Kotak “Ayo Unduh” di submenu Music.

OK, keep spirit for Jika Aku Menjadi. Semoga semakin banyak inspirasi setelah maghrib. Jadi, pasca Maghrib, orang tua jangan marah-marah habis pulang kerja. Lihat TV, mangku anak.. Tersenyumlah.. Anda lebih beruntung…

salam duaribuan…

Iklan