Sahur dengan siaran Bulutangkis
salam duaribuan…
![]()
Sekarang publik Olahraga tanah air menanti-nanti apakah tradisi emas Olimpiade yang dijaga sejak 1992 akan tetap berlanjut atau terputus. Indonesia tentu tak mau seperti Korea di tahun 2000 yang gagal putus tradisi emasnya di tahun 2000. Catatan emas tersendiri apabila setiap Olimpiade, emas Indonesia selalu terjaga, hal yang mungkin tidak semua negara akan memilikinya.

Gelaran empat tahunan itu tahun ini singgah di London, dan khusus untuk cabor andalan Indonesia ini akan bertempat di Wembley Arena yang tahun lalu menjadi venue Kejuaraan Dunia BWF 2011. Sayangnya, tempat itu gagal memunculkan Juara Dunia baru, namun ada catatan baik, Muhammad Ahsan-Bona Septano dan Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir meraih perunggu di nomor berbeda. Kita tentu mengharapkan tidak sekedar perunggu di Olimpiade nanti, tetapi emas, walaupun hanya satu keping.
Khusus untuk penyiaran, kita boleh bernapas lega, pasalnya TVRI sebagai televisi pemerintah akan memperikan tontonan luar biasa, pesta olahraga tertinggi, Olimpiade. Tentu tidak sedikit biaya yang akan dikeluarkan oleh TVRI, so, kita harus tonton tayangannya dengan bijak supaya TVRI juga mendapatkan feedback.
Di tahun 2008 lalu saja, TVRI menghabiskan dana sebesar USD 1,5 juta untuk membeli hak siar atas Olimpiade Beijing, but tak sia-sia, emas di raih sehari sebelum Peringatan HUT RI tahun 2008. Di tahun 2004, kala itu tak ada satu televisi pun yang berminat untuk menyiarkan pertandingan Olimpiade, padahal Taufik Hidayat berhasil mempertahankan tradisi emas. Di tahun 2000, RCTI menyiarkan laga Final Bulutangkis Ganda Putra dimana pasangan Indonesia, Tony Gunawan/Candra Wijaya yang berhasil meneruskan tradisi medali emas di Sydney.
Setelah MNC Group (terutama RCTI) menghabiskan dana di tahun 2011 lewat SEA Games dan untuk tahun 2012 ini, RCTI lebih memilih menyiarkan pertandingan EURO 2012. Terkadang terpikirkan oleh kita, Penyiaran Sepakbola di MNC Group, terutama RCTI sangat bagus dan nyaris sempurna, termasuk dari segi komentator, sangat berbeda dari bulutangkis.
Kembali ke siaran Bulutangkis Olimpiade 2012, Khusus untuk Olimpiade ini, pihak Satlak Prima Utama Muda bekerja sama dengan JakTV akan menayangkan Program ‘Ada Apa Program JakTV’ setiap Kamis pukul 21.00 WIB yang akan membahas mengenai persiapan menuju Olimpiade 2012. Sayang, Televisi ini hanya lokal di Jakarta.
Program tersebut mengupas masalah prestasi atlet Indonesia dan sejarah Olimpiade dengan tajuk berubah-ubah setiap pekannya. Berikut ini edisi dan masalah yang akan diangkat :
- 10 Mei > Sejarah dan Nilai-nilai Olimpik, Tiket, Akreditasi, dan Fasilitas dengan narasumber P. Ade dari Kedutaan Besar Inggris
- 17 Mei > Pendanaan Olimpiade dengan narasumber Menpora, DPR, dan KOI
- 24 Mei > Menghadirkan narasumber para mantan peraih medali emas Olimpiade, di antaranya Susi Susanti
- 31 Mei > Kapan tim sepakbola Indonesia berlaga di Olimpiade dengan narasumber PSSI dan KPSI.
- 7 Juni > Angkat Besi dan Potensinya dengan narasumber atlet dan PB PABBSI
- 14 Juni > Cabang Panahan dan Potensinya dengan narasumber atlet dan PB Perpani
- 21 Juni > Apa itu KOI’ yang menghadirkan narasumber Ketua KOI Rita Subowo.
- 28 Juni 2012 > Pengenalan baju defile yang diperagakan oleh artis-artis ibukota.
- 5 Juli > Persiapan final menuju Olimpiade dengan menampilkan narasumber Ketua Satlak Prima Utama Muda Aslizar Tanjung.
- 12 Juli > Pengenalan baju kontingen yang lagi-lagi diperagakan oleh artis
- 19 Juli > Bulutangkis Tumpuan Emas dengan narasumber PBSI, atlet, CDM.
- 26 Juli > Keberangkatan tim dan target-targetnya.
Memang seharusnya TVRI lebih pantas menayangkan siaran Olimpiade dibandingkan televisi swasta, justru malah aneh rasanya apabila televisi swasta yang akan menayangkan siaran Olimpiade. Selain itu, TVRI dipilih karena dapat menjangkau seluruh Indonesia, sampai ke Papua sana. Sayang, di beberapa lokasi, gambar tayangan TVRI terlihat kabur atau tidak jelas, sehingga banyak masyarakat yang mengharapkan televisi swasta yang menayangkan gelaran Olimpiade.
Karena terpisahkan jarak yang jauh antara Indonesia dan Britania Raya, dipastikan Olimpiade mendatang akan tayang pada malam atau dini hari, dan pas di Indonesia adalah saat Bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan diperkirakan datang pada 18 atau 19 Juli 2012 karena menurut penanggalan, 1 Syawal jatuh pada 19 Agustus 2012, sedangkan Olimpiade akan digelar 27 Juli – 12 Agustus 2012. Karena TVRI yang akan menayangkannya, ini nih yang kemungkinan diatayangkan TVRI.
Yang ditayangkan

Karena merupakan pesta olahraga multievent, tak hanya bulutangkis yang akan disiarkan oleh TVRI nantinya. TVRI akan menayangkan mulai dari Opening Ceremony dan parade flag bearers yang mungkin akan lebih luar biasa dari Stadion Sangkar Burung Beijing 2008 sampai upacara penutupan pada 12 Agustus 2012. Upacara Pembukaan akan dilaksanakan pada 27 Juli 2012, seperti biasa Upacara Pembukaan akan digelar malam hari di London, jadi di Jakarta sekitar dini hari atau pas waktu Sahur (Jakarta lebih cepat 7 jam, jika Opening Ceremony 19.00 di London, Jakarta sekitar 02.00 WIB).
Untuk Opening ceremony, sesuai urutan abjad English berada di urutan 87 dalam penyebutan kontingen nantinya (pasti bakal lama), kontingen terdepan adalah Yunani (negara pertama tuan rumah Olimpiade) sedangkan kontingen terakhir adalah wakil tuan rumah, Britania Raya. Flag bearers atau pembawa bendera negara di parade pembukaan kemungkinan bukan berasal dari atlet Bulutangkis, pasalnya esok harinya (28 Juli) akan digelar Preliminary Round untuk kelima nomor di cabor Bulutangkis Olimpiade.
Untuk atlet Indonesia lain yang kemungkinan mengikuti Olimpiade sebagai berikut.
- Cabor Panahan, karena Indonesia mengirim 1 putri di Women’s Individual yang baru akan berlaga 30 Juli, kemungkinan Atlet Panahan ini akan ikut dalam Parade Kontingen di Opening ceremony
- Cabor Bulutangkis sebagai andalan emas Indonesia, kemungkinan diistirahatkan mengingat esok harinya digelar Preminiary Round atau Group stage
- Cabor Anggar, dimana atlet nomor Women’s Individual Sabre, Diah Permatasari kemungkinan ikut dalam parade Pembukaan, karena untuk nomor ini, perebutan emas akan dilakukan 1 Agustus
- Cabor Renang belum diketahui siapa yang lolos ke London
- Cabor Angkat besi, penyumbang medali selain Bulutangkis bagi Indonesia. 6 Atlet terkualifikasi ke London, kemungkinan ada sebagian yang mengikuti parade pembukaan
Yang pasti, yang akan melakoni laga pada esok harinya (28 Juli), dipastikan tak akan tampil di Opening Ceremony. Untuk penentuan flag bearers dipastikan bagi atlet yang bisa tampil di Pembukaan lah yang akan dipilih salah satunya. Beberapa negara sudah memastikan pembawa benderanya, diantaranya Bahrain yang memilih Atlet Menembaknya, Azza Al Qasmi dan Spanyol yang memilih Rafael Nadal, atlet Tenis yang menjadi tumpuan emas di cabor Tenis.
Badminton Schedule

Untuk Bulutangkis sendiri, akan digelar 28 Juli – 5 Agustus 2012. Jadwal pertandingannya akan dibagi dalam 3 season, yakni Pagi, Siang dan Malam. Berikut pembagian sesinya.
- Sesi Pagi – 08.30 – 11.00 waktu London (15.30 - 18.00 WIB)
- Sesi Siang – 12.30 – 17.00 waktu London (19.30 – 24.00 WIB)
- Sesi Malam – 18.30 – 23.00 waktu London (01.30 – 05.00 WIB)
Pada 3 hari pertama (28 – 31 Juli) akan dilakukan Preliminary Round alias Group stage di 5 nomor. Pada 1 Agustus akan dilaksanakan babak 16 besar untuk Single event dan Perempat Final untuk XD dan WD. 2 Agustus akan dilaksanakan Perempat Final MS, WS, MD serta Semifinal XD dan WD. Pada 3 Agustus akan dilaksanakan Semifinal MS dan WS dan Final XD (Bronze & Gold Medal Match).
4 Agustus akan dilaksanakan Semifinal MD dan Final Women’s event (Bronze & Gold Medal Match WS-WD). dan di hari terakhir alias Partai Puncak pada 5 Agustus akan dilaksanakan Final Men’s event (Bronze & Gold Medal Match MS-MD). Untuk urutannya, tergantung dari struktur pemain yang tampil, karena banyak pemain yang tampil di dua nomor, terutama di double event karena menurut aturannya, pemain yang tampil di dua nomor harus melaksanakan 2 pertandingan dengan jeda minimal 30 menit pada hari yang sama.
Karena nyaris di sore dan malam hari tayangnya, Kita tak perlu capek bedagang untuk menonton pertandingannya, karena memang hukum alam ketika Bulan Puasa, bangun di pagi hari dapat menjadi kebiasaan, jadi sambil nyahur nonton Opening ceremony, sambil buka nonton pertandingan Olimpiade. Tonton TVRI, dengan begitulah kita berterima kasih kepada TVRI dan membuat TVRI tidak sia-sia menayangkan Olimpiade.
Simonspicks Prediksi Indonesia sabet emas Ganda Campuran

Situs pribadi salah satu pemerhati olahraga asal luar negeri, Simonspicks.com dimana situs itu menampilkan waktu hitung mundur jelang Olimpiade 2012. Di bagian kanal Sport, banyak sekali artikel olahraga yang dicantumkan disana, mulai dari golf, sepakbola, tenis dan olahraga lain termasuk bulutangkis.
di artikel ini http://www.simonspicks.com/sports/london2012olympicsbadminton-tvschedulepredictions, Simonspicks menulis dengan judul London 2012 Olympics Badminton – TV Schedule & Predictions. TV Schedule nya nanti akan dikonfirmasi Juli 2012, sedangkan untuk Prediction dari Simonspicks mengenai Bulutangkis Olimpiade ini antara lain sebagai berikut.
- China tak akan sapu bersih medali, karena dominasi China di double event memang belum terlalu terlihat karena juga banyak ganda-ganda Jepang, Korea, Indonesia dan Denmark bisa mengalahkan para pemain China.
- Dalam artikel yang terbit 14 April 2012, Mitani Minatsu memang dianggap ancaman, namun per 1 Mei, Rankingnya yang tak sampai Top 16 membuatnya tak terkualifikasi ke Wembley Arena.
- Tuan Rumah mengandalkan Adcock/Bankier karena memang mereka berhasil mengalahkan ganda top dunia seperti Ganda dari China, Indonesia, Korea dan Denmark.
- Dan yang terakhir ada Gold Medal Picks, dimana pemenang Single event adalah Lin Dan dan Li Xuerui dari China sedangkan di Double event, Korea (kemungkinan Jung Jae Sung/Lee Yong Dae) akan meraih emas di Ganda Putra, China di Ganda Putri dan yang membuat terkejut simonspicks memprediksi Ganda Campuran emas Olimpiade dari Indonesia.
Ini tentu kebanggaan, situs Internasional, meski tak terlalu terkenal, menulis prediksi bahwa emas Bulutangkis Olimpiade XD akan diraih oleh Indonesia. Ini tentu menjadi harapan bagi Indonesia, karena tradisi medali emas Olimpiade sangat diharapkan tetap terjaga di tahun 2012 ini.
Denmark, Austria dan Swiss kirim kepastian

3 Negara yang atletnya terkualifikasi ke London, Denmark, Austria dan Swiss mengirim kepastian mengirim beberapa atletnya ke London. Denmark mengkonfirmasi 9 atletnya (6 putra dan 3 putri), Austria mengkonfirmasi 2 atlet (1 Putri dan 1 Putra) serta Swiss mengirim 1 putri.
9 Atlet Denmark yang dikonfirmasi itu adalah Peter Gade (MS), Jan O Jorgensen (MS), Tine Baun (WS), Mathias Boe (MD), Carsten Mogensen (MD), Kamilla Rytter Juhl (WD, XD), Christinna Pedersen (WD, XD), Thomas Laybourn (XD) dan Joachim Fischer Nielsen (XD).
Austria mengkonfirmasi Michael Lahnsteiner di nomor Tunggal Putra dan Simone Prutsch berperingkat 84 di Tunggal Putri. Nama Simone Prutsch ini dipilih menggantikan Claudina Mayer berperingkat 80 yang tidak dipilih. Simone ini mengisi kuota undangan single women’s event. Simone VS Claudia ini nyaris sama seperti perdebatan WS Indonesia, Maria Febe VS Firdasari. Namun, dipastikan akhir pekan ini nama yang akan mengisi kuota itu akan dikonfirmasi ke pihak IOC dan BWF.
Swiss juga memilih pemain dengan Ranking lebih rendah untuk kuota undangan di Tunggal Putri. Jeanine Jecognini berperingkat 41 yang sebenarnya terkualifikasi, ternyata Swiss lebih memilih Sabrina Jaquet untuk tampil di Wembley Arena, padahal Ranking Jaquet adalah 69.
Wembley Arena

Selain Bulutangkis, Stadion Indoor Wembley Arena akan menjadi venue untuk Cabor Gymnastic Rytmic. Pembagian waktunya adalah untuk Cabor Bulutangkis akan dilaksanakan 28 Juli – 5 Agustus (9 Hari) sedangkan 9-12 Agustus akan berganti untuk venue Rytmic Gymnastic.
Venue Wembley Arena ini pernah diuji coba sebagai venue pertandingan Bulutangkis Kejuaraan Dunia BWF 2011 lalu. Venue ini berkapasitas 6.000 kursi menurut informasi dari situs London 2012.

Tahun lalu saat Kejuaraan Dunia BWF, Tempat ini menjadi sangat atraktif. Saat itu, China berhasil sapu bersih gelar Juara Dunia lewat Lin Dan, Wang Yihan, Cai Yun/Fu Haifeng, Wang Xiaoli/Yu Yang dan Zhang Nan/Zhao Yunlei. Venue ini merupakan venue ketujuh dari sepanjang adanya Bulutangkis Olimpiade. Di tahun 1988 saat Bulutangkis masuk demonstrasi dalam Olimpiade, Seoul National University Gymnasium yang berkapasitas 5000 penonton itu menjadi tempat digelarnya pertandingan Bulutangkis. Kini, Seoul National University Gymnasium menjadi venue tahunan untuk Korea Open.
Di tahun 1992, Bulutangkis sudah masuk kancah perebutan medali. Pavelló de la Mar Bella adalah nama venue nya. Berkapasitas 4000 penonton, tempat itulah kali pertama Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan sebanyak dua kali, lewat Susi Susanti dan Alan Budi Kusuma.
Berganti empat tahun selanjutnya, GSU (Georgia State University) Sport Arena menjadi venue dengan kapasitas terkecil dari 7 Venue dari 1988 sampai 2012 nanti. Hanya 3500 penonton, Tempat itu menjadi saksi saat Rexy Mainaky dan Ricky Subagja mampu menaikkan bendera Indonesia.
Sydney Showground menjadi arena bulutangkis Olimpiade keempat. Terletak di Olympic Park Sydney, tempat ini menjadi venue terbesar dengan 10.000 penonton. Di Olimpiade 2000, tempat ini pula yang menjadi venue untuk Basket, Gymnastic, Handball, Modern Pentatlon dan Voli Indoor. Tony Gunawan dan Candra Wijaya naik ke podium tertinggi di Sydney.
Tahun 2004, Goudi Olympic Hall berkapasitas 8.000 penonton dibuat terkejut atas tumbangnya Lin Dan di babak pertama atas Ronald Susilo, pemain Singapura berdarah Indonesia. Tempat ini pula menjadi saksi Taufik Hidayat sukses meneruskan tradisi medali emas. Di Januari 2007, nama ini diganti dengan nama Badminton Theater.

Di 2008 dan 2012, Bulutangkis dan Ritmik Gimnastik menjadi satu kesatuan di satu venue. Di 2008, Beijing University of Technology Gymnasium menjadi saksi tumbangnya pebulutangkis tuan rumah yang diandalkan, seperti Zheng Bo/Gao Ling, Cai Yun/Fu Haifeng, Yang Wei/Zhang Jiewen, Bao Chunlai dan paling tragis Lu Lan.
Venue Beijing University of Technology Gymnasium itu berkapasitas 7.500 penonton. Di tahun 2012, giliran Wembley Arena jadi tempat yang paling ditunggu publik Bulutangkis dunia. Petinggi BWF pun dipastikan datang ke London karena betapa prestisiusnya turnamen ini bagi BWF.
Untuk pengetahuan saja, di tahun 2016 nanti, Rio de Janeiro yang menjadi tuan rumah memilih Paviliun 4 dari Riocentro yang berkapasitas 6.500 penonton. Riocentro adalah gedung exhibition besar yang dibangun di tahun 1977 dan digunakan untuk Pan American Games 2007. Terdiri atas 6 paviliun, 4 diantaranya akan digunakan untuk Olimpiade 2016. Paviliun 2 untuk Tinju, Paviliun 3 Tenis Meja, Paviliun 4 untuk Bulutangkis dan Paviliun 6 untuk Angkat Besi dan Powerlifting Paralympic.
Itulah informasi bulutangkis dari duaribuan…
salam duaribuan…
